Indonesia

Bersejarah, Ajax Taklukan Milan di Final Liga Champions

Ajax mengalahkan Milan dengan skor tipis 1-0.

REPUBLIKA.CO.ID, AMSTERDAM -- Tepat pada 24 Mei 1994/1995 Ajax Amsterdam sukses mengeklami titel Liga Champions keempat setelah mengalahkan kesebelasan top Eropa saat itu, AC Milan, dengan skor tipis 1-0 di Stadion Ernst-Happel, Wina.

Adapun, ini merupakan Liga Champions ketiga secara beruntun, suatu prestasi yang tentu sangat membanggakan setelah mengalahkan tim juara bertahan. Laga tersebut merupakan final ketiga AC Milan secara berurutan, prestasi yang sangat jarang bahkan hingga saat ini.

Boleh dibilang i Rossoneri saat itu memang sangat menakutkan dengan pemain-pemain seperti Franco Baresi, Paolo Maldini, Roberto Donadoni, Marcel Desailly, Daniele Massaro, Zvonimir Boban, hingga Alessandro Costacurta.

Sedangkan Ajax diisi oleh pemain-pemain yang kebanyakan hasil didikan akademi mereka sendiri. Di antaranya adalah Edwin van der Sar, Frank Rijkaard, De Boer bersaudara, Clarence Seedorf, Edgar Davids, Jari Litmanen, Marc Overmars, hingga Patrick Kluivert.

Laga berlangsung imbang hingga lima menit jelang bubaran. Saat itu Frank Rijkaard, yang merupakan mantan pemain AC Milan, berhasil memberikan umpan kepada Patrick Kluivert yang masuk sebagai pemain pengganti.

Kluivert kemudian bisa menyarangkan bola ke gawang Milan yang dijaga Sebastiano Rossi. Ajax kemudian mengakhiri laga dengan kemenangan 1-0.

Gelar ini menjadi yang keempat bagi Ajax sekaligus yang terakhir hingga saat ini. Teranyar, tim asal ibu kota Belanda itu mencapai semifinal Liga Champions 2019/2020 sebelum kalah atas Tottenham Hotspur.

Football news:

Tiago started training in the General group of Bayern, Luca Hernandez is engaged individually
Arsenal on the death of George Floyd: We are against racism
Marc-Andre Ter Stegen: there Is no chance that I will leave Barca this summer
Gattuso's sister died at the age of 37. Milan expressed its condolences
Dele alli's life is a family drama. At the age of 13, he left for another family and has been ignoring his biological parents for many years
David Luiz's agent: the Chances of him being at Arsenal next season are very high
160 people in La Liga and Segunda were found to have antibodies to the coronavirus