Indonesia
This article was added by the user Anna. TheWorldNews is not responsible for the content of the platform.

Cegah Klaster Sekolah, Siswa Peserta PTM Harus Rutin Swab Test

JawaPos.com – Pembelajaran tatap muka (PTM) menjadi salah satu konsentrasi pemantauan Pemkot Surabaya saat pandemi. Tidak ingin terjadi penularan di lingkungan sekolah, swab test rutin digelar untuk menjamin kesehatan siswa. Tes secara berkala itu menyasar lebih dari 73.000 siswa di seluruh Surabaya.

Puluhan siswa mengantre di lobi SMP 17 Agustus 1945 (SMPTAG) Rabu (27/10) pagi. Satu per satu nama siswa dipanggil ke depan. Di sana sudah ada empat petugas puskesmas yang menunggu.

Ya, seluruh siswa SMPTAG sudah dijadwalkan untuk menjalani swab test. Itu merupakan kali kedua swab test dilakukan sejak PTM di sekolah tersebut berjalan. Sebelumnya, swab test diadakan empat pekan lalu.

”Ini merupakan swab test yang digelar rutin untuk siswa. Yang pertama dulu dilaksanakan pada 4 Oktober. Hari ini (kemarin, Red) ada 272 siswa yang di-swab test,’’ ujar Kepala SMPTAG Surabaya Wiwik Wahyuningsih.

Di SMPTAG, pelaksanaan PTM dilakukan secara bergiliran. Jadi, semua siswa kebagian jadwal untuk PTM. Karena itu, dalam swab test kemarin, seluruh siswa wajib ikut. ”Tapi, ada beberapa yang kondisinya kurang fit. Kami tidak memaksa,” katanya.

Dia menyatakan, dalam swab test tersebut diatur pembagian jam. Hal itu dilakukan untuk menghindari kerumunan. Yang mendapat giliran pertama kelas VII dan VIII. Baru setelah itu, disusul kelas IX.

Ketua MKKS Surabaya Timur itu menjelaskan, swab test tersebut merupakan program dari dinas pendidikan (dispendik) dan dinas kesehatan (dinkes). Tujuannya, memberikan rasa aman kepada orang tua, siswa, maupun guru. Cara itu juga untuk meyakinkan bahwa PTM tidak sampai memunculkan klaster baru.

Namun, pihaknya tidak berpatokan pada hasil swab test saja. Menurut Wiwik, kuncinya tetap pada peran serta orang tua dan sekolah. ”Di sekolah memang protokol kesehatan itu dijalankan betul. Nah, untuk di rumah, kami selalu menjalin komunikasi dengan orang tua agar hal yang kami lakukan juga diterapkan,’’ katanya.