Indonesia

Data EA Sebesar 780 GB Diretas dan Dijual Seharga Rp3,9 T

CALIFORNIA - Peretas kembali melakukan aksinya, kali ini yang menjadi korban adalah raksasa perusahaan game dunia, Electronic Arts (EA). Belum diketahui pasti apakah tidak kejahatan siber itu dilakukan oleh kelompok atau hanya individu.

Tetapi yang pasti, dari laporan yang beredar, EA telah kehilangan banyak data penting dalam pengembangan game yang dicuri oleh peretas melalui sistem akses database perusahaan.

BACA: Polisi Gulung Jaringan Hacker Paling Berbahaya di Dunia

Berikut ini adalah data EA yang telah dicuri oleh peretas, dilansir dari BleepingComputer, Senin (14/6/2021):

• Source code dan debug tools untuk game engine FrostBite

• Kode server matchmaking game FIFA 21

• Debug tools, SDK dan keys dari game FIFA 22

• Berbagai macam debug tools, SDK dan API keys yang dimiliki EA

• Properti frameworks untuk EA Games

• SDK dan API key rahasia untuk Sony serta Xbox

• pfx dan crt dengan key untuk Playstation dan Xbox milik EA

Keseluruhan data milik EA yang dicuri peretas mencapai 780 GB. Pelaku juga menyebarkan sebuah tangkapan layar di internet, sebagai bukti bahwa telah mencuri data EA.

BACA JUGA: Sudah Divaksin Tapi Masih Terpapar Covid-19, Kenapa?

Football news:

Police have arrested 11 people who insulted Rashford, Sancho and Saka after the Euro 2020 final
Luxembourg fund buys 10% of La Liga for 2.7 billion euros. What is the meaning of the transaction?
Lukaku asked Inter to accept Chelsea's offer
Messi has arrived in Catalonia. He is expected to sign a new contract with Barca this week
Man City will buy Grealish for 100 million pounds, the contract is until 2026. The documents are signed
Tuchel on Lukaku at Chelsea: Many players want to join us. I will not discuss other people's players
Juve will give Demiral Atalanta on loan for 3 million euros with the right to buy for 25 million. Medical examination - On the 5th