Indonesia

Din Syamsuddin: Indonesia Mengarah ke Diktator Konstitusional, Kekuasaan Berpusat Pada Satu Orang

TRIBUNNEWS.COM, JAMBI - Presidium Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia ( KAMI) Din Syamsuddin menilai, ada gejala yang mengarah pada kediktatoran konstitusional di pemerintahan saat ini.

Hal tersebut disampaikan Din dalam acara deklarasi KAMI Jambi secara virtual, Jumat (30/10/2020).

"Adanya gejala dan gelagat kekuasaan yang di negara kita mengarah pada constitutional dictatorship atau kediktatoran konstitusional," kata Din.

Menurut Din, kediktatoran konstitusional adalah tindakan menyimpang dari nilai-nilai dasar negara untuk mengukuhkan kekuasaan.

Baca juga: Detik-detik Pembubaran Deklarasi KAMI di Jambi, Gatot Nurmantyo Pun Gagal Berpidato

Din mengatakan, saking kuatnya kediktatoran akan berpengaruh pada bergesernya sistem demokrasi menjadi otokrasi.

"Sekarang Indonesia jadi otokrasi bukan demokrasi. Otokrasi yaitu kekuasaan yang berpusat pada satu orang. Ini yang disebut dalam literatur ilmu politik sebagai democratic centralizm demokrasi yang terpusat seperti dulu," ujarnya.

Baca juga: Gatot Nurmantyo Batal Berpidato, Polisi Bubarkan Acara KAMI di Jambi

Din mencontohkan, munculnya Undang-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2020 tentang Kebijakan Keuangan Negara dan Stabilitas Sistem Keuangan Untuk Penanganan Pandemi Covid-19 sebagai gejala kediktatoran.

"Lihat manifestasinya pada UU nomor 2 tahun 2020. Yang hak dan fungsi DPR dalam penganggaran ditarik ke presiden," ucapnya.

Berdasarkan hal tersebut, Din mengatakan, harus ada kelompok masyarakat yang bangkit untuk mengoreksi jalannya pemerintahan.

"Harus ada kekuatan rakyat yang bangkit untuk mengkoreksi, KAMI hadir untuk itu. Oleh karena itu, gerakan moral kami tidak boleh berhenti terus kita suarakan. Seberapa besar hambatan itu," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Din Syamsuddin: Ada Gejala "Constitutional Dictatorship" di Negara Ini"

Football news:

Hertha celebrated the victory with empty stands: they applauded, talked, Guendouzi even threw a t-shirt
Tuchel does not intend to renew his contract with PSG. He will become a free agent in the summer
Massimiliano Allegri: I Want to work in the Premier League. The League is progressing thanks to foreign coaches
Branislav Ivanovich: Abramovich is one of the most important people in my career. Not just the owner, but a friend
Zlatan Ibrahimovic: Jordan's Chicago is a perfect example of the character of the winners. I'm not Michael, but I also demand a lot
For the first time, Ronaldo does not Interfere with Juventus. This season will be his best in Italy, but Torino risk repeating real's problems
Serginho Dest: I Hope to play with Messi for another season. Everyone wants him to stay