Indonesia

DPRD DKI Minta Publik Tunggu Penjelasan Anies Soal Izin Reklamasi Ancol

JAKARTA – Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, Riano P Ahmad meminta publik tak berspekulasi terlalu jauh terkait polemik izin perluasan kawasan Taman Impian Jaya Ancol dan Dunia Fantasi kepada PT Pembangunan Jaya Ancol. Ia mengimbau masyarakat tak menerka-nerka dan alangkah baiknya menunggu penjelasan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan.

"Kita lihat dulu nanti apa alasan penerbitan izin itu, dan bagaimana perluasan kawasan itu akan dibangun," kata Riano kepada wartawan, Jakarta, Kamis (2/7/2020).

Seperti diketahui, Anies menerbitkan izin reklamasi untuk perluasan kawasan Taman Impian Jaya Ancol dengan surat Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 237 Tahun 2020. Kepgub tersebut berisikan tentang izin pelaksanaan perluasan kawasan rekreasi Dufan seluas lebih kurang 35 hektar dan kawasan rekreasi Taman Impian Jaya Ancol seluas lebih kurang 120 hektar.

Menurut dia, reklamasi adalah kegiatan membangun daratan atau pulau baru di atas perairan. Sedangkan untuk pulau yang sudah terbangun atau perluasan, Pemprov DKI harus mengatur pemanfaatannya dengan memastikan semua aturan yang terkait dipatuhi.

 Ancol

"Hasil reklamasi di masa lalu faktanya sudah jadi daratan, sekarang yang terpenting harus difokuskan untuk kepentingan publik. Jadi, pemanfaatan atau perluasan itu beda dengan melanjutkan reklamasi," ujarnya.

Politikus PAN itu menyebut, pihaknya akan melakukan pengawasan dan memastikan proses pelaksanaan perluasan kawasan tersebut tidak melanggar ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ia berharap perluasan kawasan rekreasi itu nantinya juga bisa diakses publik sebagaimana janji Anies.

"Jadi, area pantai itu nantinya harus bisa diakses secara gratis oleh warga Jakarta," katanya.

Riano menambahkan, dirinya tidak ingin lahan reklamasi di Pantai Ancol itu sepenuhnya menjadi kawasan privat dan tertutup, apalagi sekedar memperluas praktik komersialisasi.

"Jangan sampai perluasan kawasan rekreasi itu menimbulkan kerusakan ekosistem kawasan perairan Ancol yang justru merugikan nelayan di pesisir Jakarta," pungkasnya.

Sebelumnya, Anies mengaku akan menjelaskan, izin reklamasi yang diberikan kepada PT Pembangunan Jaya Ancol guna diperuntukkan sebagai kawasan rekreasi. Izin reklamasi Ancol itu menuai polemik di masyarakat lantaran selama ini Anies diketahui menolak adanya reklamasi di Teluk Jakarta.

"Nanti dijelasinnya sekalian biar lengkap," kata Anies di Balai Kota, Jakarta, Selasa 30 Juni 2020.

(wal)

Football news:

Chakyr should not have counted Langle's goal. Ex-referee Andujar Oliver on the Barcelona-Napoli match
Lampard on Chelsea's challenge for the new season: we Don't want to limit ourselves to fighting for the top 4
Lewandowski scored his 66th goal in the Champions League and moved to 4th place, ahead of Benzema. To Raul's 5 goals
Barcelona and Bayern have won the Champions League 10 times. 6 other participants of the 1/4 final of 0 cups
Gennaro Gattuso: Napoli fell asleep for half an hour and gave Barca victory. We dominated and hit more often
Lewandowski finished off Chelsea: 2 goals and 2 assists. His statistics this season are more than space
Barca flick: Not focusing on Messi. We want to show our strengths