Indonesia

Dua Orang Meninggal Akibat Kecelakaan Selama Operasi Zebra Toba

Merdeka.com - Kasubbid Penmas Polda Sumatera Utara (Sumut) AKBP MP Nainggolan menyebutkan, dua orang meninggal dunia pada kecelakaan lalu lintas selama pelaksanaan Operasi Zebra Toba 2020 Direktorat Lalu Lintas Polda Sumut dan jajaran.

"Jumlah kejadian enam kasus, korban mengalami luka berat enam orang, dan korban mengalami luka ringan tujuh orang, dua meninggal dunia," ujar Nainggolan, di Medan, dilansir Antara, Kamis (10/30).

Ia menjelaskan, peristiwa kecelakaan lalu lintas selama Operasi Zebra Toba itu pada hari ke-3, Rabu, 28 Oktober 2020. "Jadi, jumlah kerugian materi seluruhnya mencapai Rp83.000.000," ujar mantan Kapolres Nias Selatan itu.

Sementara itu, data yang diperoleh menyebutkan jumlah pelanggaran lalu lintas pada kegiatan Operasi Zebra Toba 2020, sebanyak 1.508 orang yakni 411 perkara tilang, dan 1.097 perkara teguran.

Pelanggaran lainnya adalah tidak menggunakan helm SNI 180 perkara, dan melawan arus 54 perkara, menggunakan handphone saat berkendaraan tiga perkara, melebihi batas kecepatan satu perkara, di bawah umur 25 perkara, tidak menggunakan safety belt 22 perkara, dan lain-lain 126 perkara. [eko]

Football news:

Mourinho before the match with Chelsea: Tottenham are not afraid of anyone
Guardiola on the schedule: Players lose the joy of football. This is a problem
Solskjaer about Manchester United: We didn't start the Premier League like the others, because of the European Cup and pre-season, which we didn't have
Why is soccer called soccer in the United States (and not only there)? Is it true that this name was invented by the British?
Ole Gunnar Solskjaer: We look at Manchester United through the lens of history. We want to attack and dominate
Koeman on the crisis: We must help Barca in the name of our love for her. We need to think about what's best for the club
Bayer midfielder Bailey named son Leo Cristiano: This has nothing to do with football at all