Indonesia

Forki Medan Terapkan Protokol Kesehatan di Normal Baru

FORKI Medan, secara bertahap bakal menerapkan protokol kesehatan di bidang olahraga

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI Medan siap menerapkan protokol kesehatan sesuai aturan pemerintah dalam menghadapi normal baru mengingat para karateka selama pandemi COVID-19 melakukan latihan mandiri dan virtual sesuai dengan arahan pelatih masing-masing.

Ketua FORKI Medan Hasrul Benny Harahap mengatakan, pihaknya akan menyiapkan dan menerapkan langkah protokol kesehatan dalam bidang keolahragaan terhadap atlet binaannya.

Hal itu dilakukan menjelang sistem adaptasi normal baru di masa pandemi COVID-19 sehingga dengan demikian kondisi kesehatan atlet tetap terjamin.

"Pandemi COVID-19 memang melumpuhkan berbagai sektor di Medan. Tak terkecuali sektor olahraga yang berhenti sejenak karena situasi saat ini. Hal ini cukup berat bagi dunia olahraga di Medan, khususnya cabang olahraga karate," katanya.

Ia mengatakan pada bulan Agustus nanti FORKI Medan rencananya akan melakukan latihan gabungan dan setiap dojo kembali melakukan pembinaan terhadap para atlet dalam menyambut normal baru.

FORKI Medan, secara bertahap bakal menerapkan protokol kesehatan di bidang olahraga sesuai anjuran pemerintah.

"Misalnya, para atlet sebelum memasuki arena latihan harus cuci tangan, suhu tubuh diperiksa, jaga jarak dan memakai masker," katanya.

Meski pandemi COVID-19 dampaknya sangat luar biasa pada kegiatan-kegiatan olahraga, namun pihaknya mengimbau insan olahraga tidak tinggal diam. Dia ingin para atlet karate tetap menjaga kebugaran meski hanya berada di rumah.

"Alhamdulilah selama pandemi COVID-19 latihan para karateka terus berjalan baik dan lancar dengan cara virtual. Intinya para pelatih membimbing karateka untuk melakukan kegiatan di rumah dengan dimonitor secara virtual oleh pelatih," katanya.

Benny mengatakan dengan adanya kebijakan normal baru, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) telah mengumumkan protokol kesehatan di bidang olahraga.

Dalam protokol tersebut diatur bagaimana cara-cara yang harus dituruti dan ditaati demi mencegahnya penyebaran virus corona.

Protokol kesehatan yang dibuat Kemenpora sejatinya dibentuk untuk tiap induk cabang olahraga yang ingin melakukan kegiatan seperti pelatnas serta melaksanakan suatu kompetisi.

Jadi, setiap cabang olahraga di Tanah Air boleh melakukan pelatnas atau membuat kompetisi bergulir kembali, namun mereka harus mematuhi protokol kesehatan yang sudah dirumuskan oleh pihak Kemenpora, demikian Hasrul BennyHarahap.

sumber : Antara

Football news:

Sevilla goalkeeper bunu about the 11-meter shot: he Coached a penalty with Ocampos. He is hitting the same way as Jimenez
Coach Porto conceição can change Conte at the head of Inter
Hans-Dieter flick: I Think Tiago should play in the Premier League. He wants a new challenge
Coutinho can play against Barca. The contract does not specify a ban on his participation in the match
The real life thinking about to return to Zeballos. The decision is up to Zidane
Lopetegui before the semi-final with Manchester United: Let's believe that Sevilla can beat them
Felix about 120 million for a transfer to Atletico: If something doesn't go your way, I don't care