Indonesia

Gerakan Boikot Produk Prancis Hanya Bersifat Sementara

JAKARTA - Seruan aksi boikot produk Prancismenggema ke seluruh pelosok dunia, termasuk di Indonesia. Hal ini dilakukan akibat pernyataan Presiden Prancis Emmanuel Macronyang meninggung umat Islam. (Baca juga:Mahathir: Umat Muslim Punya Hak untuk Menghukum Prancis)

Menanggapi hal itu, ekonom Core Piter Abdullah mengatakan bahwa aksi boikot produk Prancis tidak akan menggangu ekonomi Indonesia. Pasalnya, baik dari segi perdagangan atau pun kerja sama antara Indonesia dengan Prancis, nilainya tidak begitu besar.

"Aksi boikot produk Prancis tidak akan berpengaruh pada ekonomi nasional. Justru yang berdampak adalah ekonomi Prancis" katanya kepada MNC Portal News, Jumat (30/10/2020).

Ia menjelaskan, gerakan boikot produk Prancis tidak berpengaruh baik dari sisi investasi maupun ekspor-impor. Sebab, produk-produk Indonesia sendiri tidak banyak yang bisa menjadi substitusi produk Prancis.

Ia menambahkan, belajar dari pengalaman sebelumnya, gerakan ini tidak berlangsung lama. Menurutnya, gerakan ini hanya bersifat sementara.

"Jadi tidak terlalu signifikan dampaknya, dan gerakan ini juga hanya bersifat sementara," tandasnya. (Baca juga:Begini Kronologi Serangan Teror Gereja Nice Prancis yang Tewaskan 3 Orang)

Sekedar informasi, dalam konteks ekspor impor, neraca perdagangan Indonesia dan Prancis selalu defisit dalam lima tahun terakhir. Pada 2019 defisit sebesar USD411 juta, 2018 USD648,5 juta, 2017 USD609,4 juta, 2016 USD489,3 juta dan 2015 defisit USD364 Juta.

Dari kondisi itu menunjukkan bahwa ekspor Prancis ke Indonesia lebih besar daripada yang diekspor Indonesia ke negara itu.

(uka)

Football news:

Liverpool are Interested in 21-year-old Leipzig defender Konate
Niko Kovac: I'm Waiting for Golovin to return. But it might be better to wait another week or two
Suarez's Italian language examiners were suspended for 8 months. An investigation is underway against the Director of Juve Paratici
Zinedine Zidane: I Never felt untouchable at Real Madrid. Criticism is normal
Marca made a Grand Declaration of love to Ramos. On the front page-100 reasons to extend Sergio's contract with Real Madrid
Manchester United can invite Tuchel. The coach of PSG is Interested
Napoli stadium renamed in honor of Maradona