Indonesia

Grobogan Jamas Pusaka Jelang Hari Jadi

Solopos.com, PURWODADI — Pemkab Grobogan, Jumat (14/2/2020), memandikan atau menjamas puluhan pusaka koleksi Museum Purbakala Grobogan. Aktivitas di Kantor Dinas Pendidikan Grobogan yang berada di kompleks museum itu dilakukan menyongsong hari jadi kabupaten.

Ada belasan orang yang dilibatkan dalam acara jamasan benda-benda bersejarah tersebut. Kegiatan ini rutin dilakukan sebagian bagian rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Grobogan yang jatuh setiap 4 Maret.

Tuduh Hina Presiden Jokowi, Unnes Berhentikan Dosen

Khusus untuk benda-benda pusaka, seperti keris, tombak, gamelan dibersihkan oleh tenaga yang sudah ahli di bidangnya. Selain benda koleksi, kami juga menata kebersihan di lingkungan museum,” ungkap Kabid Pariwisata Disporabudpar Grobogan Marwoto.

Dijelaskannya, acara bersih-bersih tersebut biasanya dilakukan minimal setahun sekali. Hal itu diperlukan agar benda-benda bersejarah itu tidak rusak, bisa tahan lama dan lebih bersih sehingga cukup nyaman dilihat orang.

Dosen Penghina Jokowi Tantang Debat Rektor Unnes

Berdasarkan data yang dimiliki Murianews, di dalam Museum Purbakala Grobogan terdapat 83 macam benda peninggalan masa lalu. Benda-benda cagar budaya itu terdiri atas seperangkat gamelan, keris dan tombak, arca, yoni, piring, lesung, lingga, meriam, luku, garu, mangkok dan piring kuno.

Kebanyakan, benda purbakala tersebut sudah berusia ratusan sampai ribuan tahun. Pusaka-pusaka itu sesuai tradisi selanjutnya bakal diikutsertakan dalam acara Kirab Boyong Grobog yang menjadi salah satu acara dalam rangkaian kegiatan peringatan hari jadi Kabupaten Grobogan.

Sebagaina biasa, Kirab Boyong Grobog dihadiri ribuan warga. Kirab itu digelar mulai Kantor Kelurahan Grobogan hingga ke Pendapa Kabupaten Grobogan di ibu kota Purwodadi.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya

Sumber: Murianews