Indonesia

Gus Nur Alias Sugi Nur Raharja Sosok Kontroversial yang Kerap Sindir NU

SURABAYA - Gus Nur alias Sugi Nur Raharja bukan kali ini saja berurusan dengan warga Nahdlatul Ulama dan pihak kepolisian.

Sebelum dirinya ditangkap Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap Gus Nur terkait kasus dugaan ujaran kebencian yang bermuatan SARA dan penghinaan, dia juga sudah beberap kali berurusan dengan warga nahdlyin.

Gus Nur ditangkap di rumahnya, daerah Pakis Malang Kabupaten pada Sabtu(24/10/2020) dini hari.


BACA JUGA: Dugaan Ujaran Kebencian, Bareskrim Tangkap Gus Nur di Malang

Ini mungkin yang kesekian kalinya Sugi Nur Raharja berurusan dengan polisi. Pada pada Senin (19/10/2020) lalu, Aliansi santri Jember melaporkan Gus Nur ke Polres Jember karena diduga menghina NU dalam kegiatan talkshow bersama Refly Harun di YouTube.


Dalam talkshow tersebut, Sugi Nur mengumpamakan NU sebagai bus umum yang supirnya mabuk, kondekturnya teler, kernetnya ugal-ugalan dan isi busnya adalah PKI, liberal dan sekuler.

Sebelumnya pada Kamis (13/9/2018) silam, anggota Forum Pembela Kader Muda NU melaporkan Sugi ke Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Jatim dengan tuduhan menghina NU dan Banser di dalam video berdurasi satu menit 26 detik yang diunggah di media sosial. Polda Jatim akhirnya menetapkan sebagai tersangka pada Kamis (22/11/2018).


BACA JUGA: Gus Nur dan Serangkaian Kontroversinya

Penetapan ini dilakukan setelah penyidik Polda Jatim mendapatkan masukan dari beberapa ahli. Di antaranya ahli ITE, ahli bahasa dan ahli pidana. Pada tanggal 6 Februari 2019, jaksa menyatakan berkas perkara Sugi sudah lengkap.

Hingga akhirnya, Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Surabaya menjatuhkan vonis bersalah terhadap Gus Nur. Dia dijatuhi hukuman 1 tahun 6 bulan penjara karena dianggap terbukti melakukan ujaran kebencian melalui media sosial.

Ketua majelis hakim PN Surabaya, Slamet Riyadi dalam amar putusannya saat itu menyebutkan, perbuatan terdakwa memenuhi tiga unsur yakni "barang siapa, dengan sengaja dan tanpa hak " mendistribusikan konten bermuatan penghinaan terhadap Generasi Muda Nahdlatul Ulama (NU) yang diunggahnya dalam video vlog pribadi terdakwa berdurasi 1 menit 26 detik dari keseluruhan isi video yang berdurasi 28 menit.


BACA JUGA: Penceramah Gus Nur Dituntut 2 Tahun Penjara

"Menyatakan terdakwa Sugi Nur telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana, dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan informasi elektronik yang memiliki muatan penghinaan, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa pidana penjara selama satu tahun enam bulan," kata Slamet.

(vit)

Football news:

Holand on substitutions: maybe Favre wants me to score more. More often and faster until replaced
Egypt's al-Ahly won the African Champions League for the 9th time, defeating Zamalek in the final in the Cairo Derby
Tottenham's Vinicius is the Europa League player of the week. He scored 2+1 in the match against Ludogorets
Ex-President of Barca Laporta will take part in the new elections
Antonio Cabrini: Maradona would still be alive if he played for Juventus. The love of Naples was strong but unhealthy
Ferguson on Rashford's charity: Fiction for a young man. He should give me some advice
A Preston player who twice touched an opponent's genitals was disqualified for 3 matches for aggressive behavior