Indonesia

Inilah Sosok Tunggangan yang Akan Gunakan Mesin Supercharge Honda

TOKYO - Produsen Honda beberapa waktu lalu telah mengajukan paten sebuah mesin yang menggunakan supercharge. Dari gambar paten tersebut tak terlihat model tunggangan yang akan menggunakan mesin tersebut.

Belakangan muncul sebuah gambar sketsa yang memperlihatkan tunggangan yang diberinama VTR1200, digadang model inilah yang nantinya akan menggendong mesin dengan supercharge.

 

Dari gambar yang beredar seperti dilansir dari Motosaigon, Honda VTR1200 benar-benar didesain dengan tampilah sangat gahar, selain kesan sporti, garis tajam di setiap ujung bodinya membuat tunggangan ini sangat galak, sesuai dengan karakter mesin yang akan disandangnya.

Honda sendiri belum mengungkap informasi apapun terkait produk terbarunya ini, karena wajar pengajuan paten mesin superchargenya sendiri baru dilakukan.

 

Berdasarkan informasi yang terkuak, Honda VTR1200 akan diluncurkan pada awal tahun depan. Peruntukan negara tujuan pertama peluncuran model ini juga belum diketahui pasti.

Sebelumnya, Honda telah mengajukan mesin V-Twin dengan supercharge yang akan menjadi lawan Kasawasaki H2. Dari gambar paten yang diajukan, dibagian kiri sepeda motor terdapat filter udara berukuran besar sebagai penyuplai udara masuk ke ruang bakar melalui tekanan tinggi perangkat supercharge.

Karena masih dalam pengajuan paten, belum ada informasi mengenai model sepeda motor supercharge terbaru Honda, baik dari kubikasi mesin ataupun hal lain tentang model tersebut.

(muf)

Football news:

Zinedine Zidane: if the referee gives a penalty, it means it is a penalty
Lizard on the criticism of VAR: In Real life, they don't pay attention to conversations outside the team
Real need to score 5 points in 3 rounds to win La Liga
Gasperini about the 1/4 final of the Champions League: the Match with Juventus is an imitation of the games with PSG
Courtois played 18 dry games in the La Liga season. Real's record is one game away
Real Madrid won the 8th victory in a row and does not miss 5 matches
There was hardly any contact, and even outside the penalty area. Ex-member of Barca's Board of Directors about real's penalty