Indonesia

Inter Milan vs Getafe, Bordalas Ingin Beri Kejutan bagi Nerazzurri

GELSENKIRCHEN – Pelatih Getafe, Jose ‘Pepe’ Bordalas, sangat menantikan laga melawan Inter Milan pada babak 16 besar Liga Eropa 2019-2020, Kamis 6 Agustus dini hari WIB. Ia cukup optimis Los Azulones bisa memberikan kejutan bagi sang lawan.

Laga antara Inter Milan vs Getafe pada 16 besar Liga Eropa 2019-2020 sedianya dilangsungkan pada Maret lalu. Akan tetapi, pertandingan ditunda akibat pandemi Covid-19 di seantero Eropa. Pertandingan yang sedianya digelar dalam dua leg, menjadi hanya sekali saja.

Lokasi laga pun dipindah ke tempat netral, yakni Jerman. Pemindahan tersebut sengaja dilakukan demi mengusung keadilan bagi kedua kesebelasan. Berkaca pada situasi darurat, Federasi Sepakbola Eropa (UEFA) mau tidak mau mengubah format menjadi satu pertandingan bagi yang belum memainkan leg I.

Baca juga: Inter Milan vs Getafe, Azulones Siap Tempur Sampai Mati

Skuad Getafe berlatih di Veltins-Arena (Foto: UEFA)

Tentu saja, satu pertandingan itu bagaikan hidup dan mati bagi Inter Milan dan Getafe. Kalah sudah berarti tersingkir dari Liga Eropa 2019-2020. Bagi Pepe Bordalas, kesempatan untuk menantang salah satu klub besar Eropa tidak boleh dilewatkan begitu saja.

“Sejauh yang kami tahu, kami akan menghadapi tim kaya sejarah. Ini akan menjadi pertandingan yang luar biasa. Semua pemain pasti ingin bermain di laga seperti itu. Inter sangat superior dalam berbagai aspek, terutama finansial dan potensial,” papar Jose Bordalas, sebagaimana dilansir dari situs resmi UEFA, Rabu (5/8/2020).

“Anak-anak sudah siap secara fisik dan mental. Tim ini sudah membuktikan bisa bermain dalam pertandingan penting, tidak hanya msuim ini, tetapi juga sebelumnya. Skuad kami punya nilai berbeda dibandingkan Inter, tetapi sepakbola sering memberi kejutan,” tutup pria berpaspor Spanyol itu.

Football news:

It's time to learn the names of new Borussia heroes. Now there are 17-year-old boys making goals
Paulo Fonseca: it's Important to bring Smalling back to Roma. We have only 3 Central defenders
Arteta about 2:1 with West ham: Arsenal made life difficult for themselves with losses, but they fought and believed in victory
Palace midfielder Townsend: Could have beaten Manchester United with a bigger difference. We had moments
Philippe Coutinho: I am motivated and I want to work hard to make everything work out well on the pitch
Torres on Chelsea: I Thought I could remain a top player, but I was unstable. Although there were enough successes
Neville on the broken penalty against Manchester United: an Absolute disgrace