Indonesia

Istimewanya Lemparan Jauh Pemain Timnas U-19 Indonesia: Sekelas Legenda Stoke City

TRIBUNNEWS.COM - Ada hal istimewa dari kemampuan melempar bola dari pemain timnas U-19 Indonesia, Pratama Arhan Alif Rifai.

Lemparan jauhnya itu, sekelas dengan legenda long throw-in Liga Inggris, Rory Delap.

Bek kiri timnas U-19 Indonesia, Pratama Arhan, menampilkan permainan menawan saat membela Garuda Nusantara dalam laga kontra Qatar, Kamis (17/9/2020).

Baca: Fakta Menarik Timnas U-19 Indonesia di Dua Laga Ujicoba Terakhir

Pemain PSIS Semarang itu mampu menjaga lini pertahanan timnas U-19 Indonesia dengan baik sehingga hanya kebobolan satu gol.

Di sisi lain, Arhan selalu sigap membantu serangan dengan rajin melakukan overlap.

Baca Juga: Komentar Erling Haaland soal Rumor Transfer Jadon Sancho ke Man United

Hasilnya, pasukan Shin Tae-yong berhasil menang usai mencetak dua gol.

Arhan sendiri menjadi salah satu pemain didikan Shin Tae-yong yang punya ciri khas saat membantu menyerang.

Dalam laga melawan timnas U-19 Qatar, Arhan membuktikan bahwa dirinya punya senjata mematikan yaitu lemparan jauh yang mencapai kotak penalti lawan.

Tercatat, Arhan melakukan lemparan ke dalam kotak penalti Qatar sebanyak enam kali.

Baca Juga: Bos UFC Siapkan Rencana Misterius untuk Conor McGregor pada Tahun 2021

Salah satunya bahkan sempat mengancam keselamatan gawang Qatar yang dikawal oleh M Balideh.

Lemparan jauh Arhan mampu disambut oleh Irfan Jauhari yang langsung melepaskan sundulan tepat mengarah ke gawang Qatar.

Sayang, M Balideh masih sigap menghalau bola sehingga tidak terjadi gol.

Lemparan jauh Arhan mengingatkan publik sepak bola pada mantan pemain Stoke City, Rory Delap.

Pemain timnas U-19 Indonesia merayakan gol ke gawang Qatar

PSSI

Pemain timnas U-19 Indonesia merayakan gol ke gawang Qatar

Rory Delap dikenal sebagai legenda long throw-in terbaik di Liga Inggris.

Salah satu momen ikonik Rory Delap adalah ketika Stoke City dikalahkan Everton dengan skor 2-3 pada 14 September 2008.

Dua gol Stoke City saat itu berasal dari assist Delap yang keduanya bermula dari lemparan jauh andalannya.

Saking legendarisnya, kemampuan lemparan ke dalam Delap bahkan dijadikan topik disertasi oleh seorang mahasiswa University of Aberdeen, Skotlandia.

Delap memang dikenal sebagai pemain yang sudah banyak tampil di Liga Inggris.

Sampai saat ini, pria 43 tahun itu telah mencatatkan 359 penampilan di Liga Inggris dengan beberapa klub dan berhasil mencetak 23 gol dan 8 assist.

Delap mencapai masa keemasan dalam kariernya saat membela Stoke City dan dikenal dengan lemparan ke dalam jarak jauh yang sangat akurat.

Pemain yang berposisi sebagai gelandang tengah itu telah bermain sebanyak 208 kali untuk The Potters di semua ajang kompetisi.

Kini, Delap menjabat sebagai asisten manajer Stoke City yang telah membesarkan namanya.

Football news:

Hans-Dieter flick: I Hope Alaba will sign a contract with Bayern. Our club is one of the best in the world
Diego Maradona: Messi gave Barca everything, brought them to the top. He was not treated the way he deserved
Federico Chiesa: I hope to leave my mark in Juve. We will achieve great results
The Coach Of Benfica: I don't want us to look like the current Barcelona, it has nothing
Guardiola on returning to Barca: I'm happy at Manchester City. I hope to stay here
Fabinho will not play with West ham due to injury
Ronald Koeman: Maradona was the best in his time. Now the best Messi