Indonesia

Jokowi Siapkan Beasiswa Kursus untuk Pemuda Pegiat Mangrove

JAKARTA — Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbincang dengan salah seorang pemuda pegiat mangrove saat melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, Selasa (28/9/2021). Pemuda bernama Kasbul Asror itu menyampaikan permintaannya untuk mendapatkan bantuan beasiswa kursus di salah satu komunitas para eksportir.

"Kami berharap karena kami di kampung juga informasi susah kami berharap agar ada kesempatan juga bantuan beasiswa,” ucap Asror dilansir dari rilis Biro Pers Sekretariat Presiden.

Presiden Jokowi menanyakan tentang komoditas di daerah yang akan dikembangkan ekspornya. Asror pun menjelaskannya dan mengungkapkan keinginannya untuk membantu mengembangkan potensi komoditas tersebut.

“Komoditasmu apa? Nanti misalnya nanti tak sekolahin di sekolah itu, di komunitas itu, terus di sini mau ngapain?” tanya Presiden.

Baca Juga : Tanam Mangrove di Batam, Presiden Jokowi Ikut Nyemplung

"Di sini mulai dari ada hasil laut, karet juga Pak, membantu perkembangan di sini,” ucap Asror.

"Oke iya bagus, oke bagus. Ya artinya kamu melihat di sini ada peluang yang ingin kamu manfaatkan gitu toh?” tanya Kepala Negara.

“Iya,” jawab Asror.

Football news:

And to show what a donkey kick is in football? 50 Years ago in England they scored the best goal of the season
Sulscher on Ferguson's words about Ronaldo: We all want to see Cristiano on the pitch because of his uniqueness. But he can't play in every match
Pep on the requirement to stay on top: People judge me not by trophies, but by what will happen tomorrow
Joan Laporta: The Super League is alive, it will replace the Champions League. Juve, Real Madrid and Barcelona continue to win in the courts
Karim Benzema: Clasico remains the best match in football. It doesn't matter which players are playing
In favor of PSG, after the VAR, they awarded a penalty for playing with their hand. Perhaps Icardi had fouled before
Arsenal defender White: I don't watch football. All I want when I come home is not to think about him