Indonesia

Keganjilan Gol Penalti Beruntun Real Madrid

MADRID - Sebagian penikmat sepak bola Liga Spanyol mengarahkan perhatian terhadap keganjilan Real Madrid memenangkan pertandingan. Ini berkaitan dengan tiga gol beruntun yang dicetak Los Blancos lewat titik putih (penalti) untuk pertama kalinya sejak April-Mei 2006.

Statistik itu muncul ketika Madrid menang 2-0 atas Alaves di Santiago Bernabeu, Sabtu (11/7/2020) dini hari WIB. Kedua gol kemenangan Madrid dicetak oleh Karim Benzema (11' pen) dan marco Asensio (51').

Pada pertandingan sebelumnya Madrid juga menang melawan Getafe dan Athletic Bilbao. Kemenangan itu tak lepas dari peran Sergio Ramos yang mencetak gol lewat titik putih (penalti).

Kendati demikian, pelatih Zinedine Zidane merasa para pemain Real Madrid layak mendapatkan lebih banyak rasa hormat setelah kontroversi Video assistant referee (VAR) terus diperbincangkan saat Los Blancos memenangkan pertandingan. (Baca juga: Madrid Cium Aroma Trofi, Usai Tekuk Alaves)

"Setelah semua yang dikatakan tentang kontroversi wasit, ketika Anda telah melihat bahwa mereka mencetak gol dari penalti, apakah Anda berpikir bahwa mereka bisa mencetak gol dengan cara lain?" jelasnya dikutipnya dari AS Sport.

"Bukan karena jika ada penalti itu adalah penalti. Drama itu sangat bagus. Saya tidak peduli, yang penting adalah mencetak gol dengan cara apa pun," pungkas Zidane.

Sekadar informasi, sejak kompetisi Liga Spanyol bergulir pada pertengahan Juni lalu, Madrid tercatat belum terkalahkan dalam delapan pertandingan yang telah dimainkannya. Dengan rincian, Los Blancos berhasil mencetak 15 gol dan hanya dua kali kebobolan.

Konsistensi inilah yang berhasil mengudeta posisi Barcelona di puncak klasemen sementara Liga Spanyol. Saat ini Madrid sudah mengoleksi 80 poin dari 35 pertandingan yang telah dijalaninya. (Baca juga: Gelar Scudetto Juventus hanya Butuh 15 dari 21 Poin Sisa)

Tim besutan Zidane ini unggul empat angka dari Blaugrana. Dengan sembilan poin tersisa, Madrid hanya membutuhkan dua kemenangan saja untuk memastikan gelar juara Liga Spanyol musim ini.

(bbk)

Football news:

Thomas Tuchel: If both legs were intact, you could have seen my 40-meter sprint
PSG saved Tuchel's pet: Choupo-moting got everyone for free, managed not to score from a centimetre, and now pulled Paris to the semi-finals of the Champions League
Gian Piero Gasperini: The worst part is that we were so close. I can only thank the guys
Neymar was the player of the match Atalanta-PSG. He gave an assist
ПС PSG suffered through the entire quarter-final and turned it over in 149 seconds. Lifted the Italian curse and went so far in the Champions League for the first time in 25 years
ПС PSG's pain was transformed into happiness: in three minutes, the suffering stars turned into celebrating kings
The club from Italy won't win the Champions League for the 10th year in a row. This is an anti-record