Indonesia

Khawatir Rasio Kredit Macet, Investor Belum Lirik Saham Perbankan

JAKARTA - Di tengah kondisi pasar yang tak menentu, emiten perbankan dinilai masih belum menjadi pilihan investor pada perdagangan saham seminggu ke depan. Salah satu pemicunya karena belum ada yang bisa memastikan tingkat kredit macet atau NPL bank akan stagnan atau menurun.

"Saham-saham perbankan masih cukup volatile seiring kondisi saat ini di mana pelaku pasar mengkhawatirkan tingkat NPL," kata Analis CSA Research Institute Reza Priyambada saat dihubungi, Jumat (18/9/2020).

Baca Juga: Meraup Cuan dari Saham Perbankan tapi Jangan Terlalu Agresif

Meski begitu, masih terbuka peluang saham perbankan bergerak positif. Indikator itu dapat terlihat dari keputusan Bank Indonesia tetap mempertahankan suku bunga BI 7-Day Reverse Repo Rate (BI7DRR) pada level 4.0%. Demikian juga dengan suku bunga Deposit Facility tetap 3,25% dan suku bunga Lending Facility sebesar 4,75%.

"Akan tetapi, dengan keputusan suku bunga ditahan berarti bank masih punya ruang untuk penyaluran kredit, karena bunga bank juga ditahan tidak terlalu rendah," ujarnya.

Menurut dia, keputusan pemerintah mempertahankan suku bunga menandakan masih ada nasabah yang mau mengambil kredit dari lembaga keuangan sektor perbankan.

"Jadi pemerintah masih optimis masih ada yang mau ambil kredit perbankan. Semoga, ini bisa menjadi sentimen positif penyeimbang," katanya.

(kmj.-)

Football news:

Real Madrid beat Barcelona by wins in full-time official matches-97 vs 96
Lampard on the episode with Maguire and Aspilicueta: a Clean penalty in favor of Chelsea
Solskjaer on the draw with Chelsea: Equal game. But I felt that if there is a winner, then Manchester United
Hans-Dieter flick: Bayern played great defense and didn't let Eintracht do much
Ajax with the score 13:0 beat Venlo. This is the biggest win in Eredivisie history
Messi doesn't score for Real Madrid after Ronaldo left for Juve. In the last Clasico before the transfer, they both scored
Sergio Ramos: Clean penalty, I was grabbed. It is unfair to judge the referee