Indonesia

Kreatif, Mahasiswa PMM UMM 90 Buat dan Bagikan DIY Wastafel

Suara.com - Virus Covid-19 merupakan pandemi global yang telah berlangsung selama kurang lebih 7 bulan terakhir. Penyakit ini menyebarkan virusnya melalui droplet atau tetesan dari orang yang terinfeksi. Sehingga, sangat mungkin bahwa kita dapat tertular melalui sentuhan dengan permukaan benda maupun objek yang telah dihinggapi virus. Lalu dengan tidak sadar, kita menyentuh bagian mulut, hidung maupun mata. Oleh karena itu, penting sekali untuk tetap menjaga kebersihan agar terhindar dari virus Covid-19. Pada masa ini, masyarakat dihimbau agar lebih sering mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir maupun menggunakan pembersih tangan yang lain.

Dalam upaya pencegahan penyebaran virus Covid-19 Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) yang sedang menjalankan program Pengabdian Masyarakat Oleh Mahasiswa (PMM) mengadakan pembuatan tempat cuci tangan atau wastafel portable. Hal ini dinilai sangat kreatif karena bahan-bahan dari wastafel ini dinilai murah, bahan pembuatan mudah dicari, seperti drumplastik dan kran air serta wastafel dapat dipindahkan kemana-mana atau yang bisa kita sebut portable. PMM kelompok 90 yang beranggotakan Abdul Khalim, Ayu Nazirah Rahmadiyanti, Ayu Nur Fadilla Ramadhanti, Dikco Prasetya Wahyu Utomo dan Syahira mengadakan pembuatan wastafel portable dengan tujuan masyarakat dapat sadar akan pentingnya menjaga kebersihan tangan selama masa pandemi Covid-19.

Pembuatan wastafel dilakukan di rumah salah seorang anggota PMM 90 ini guna mengurangi kerumunan sesuai dengan anjuran dosen pembimbing lapang PMM 90 ini, yakni Iqbal Ramadhani Fadiputra, S.E,. M.SM.Dengan berbekal drum ember berukuran 60 liter, bor dan kran air, para mahasiswa ini mampu menciptakan wastafel portable yang bisa dipindahkan sesuai dengan kebutuhan warga. Setelah proses pembuatan wastafel selesai, tak lupa pada bagian depan drum ember diberi poster terkait tata cara mencuci tangan yang benar. Hal ini bertujuan agar warga senantiasa mencuci tangan sesuai dengan anjuran yang telah ditetapkan. Wastafel kemudian di sebarkan pada beberapa titik inti desa, seperti di mushola dan di TPQ.

Mahasiswa PMM 90 juga memberikan edukasi secara langsung tentang tata cara cuci tangan yang benar kepada anak-anak TPQ, hak ini bertujuan untuk agar anak-anak TPQ terhindar dari Covid-19 serta terbiasa hidup lebih sehat dan bersih dengan selalu cuci tangan dengan sabun yang sudah disediakan setiap sebelum memasuki ruangan TPQ maupun setelah mengaji dan akan pulang kerumah. Hal ini dinilai efektif mengingat droplet hanya bisa larut bersama air dengan cuci tangan menggunakan sabun serta membantu menjaga keamanan keluarga di rumah dari penyebaran Covid-19. Disamping itu, mahasiswa PMM 90 juga menyediakan poster yang dilengkapi dengan visual gambar berisikan tata cara cuci tangan yang benar menurut anjuran pemerintah, supaya anak-anak TPQ bisa melihat dan mempraktikkan tata cara cuci tangan yang benar sesuai anjuran pemerintah.

Football news:

Rivaldo: I'm not sure about Barcelona's chances of winning the Champions League
Toni Kroos: there was always a party at Bayern after away games in the Champions League. It was annoying
Solskjaer about the Champions League: We beat one of the best teams in Europe. So why not aim for the final?
Ronaldo posted a video of himself running around in a Juve uniform and showed the goal celebration: Go, guys!
Carlo Ancelotti: Maradona is the best I've played against. I beat him like no other, he was unstoppable
Josep Bartomeu: my family and I were insulted, we received threats. This goes beyond all bounds
Professor of medicine Burioni: I Welcome Ronaldo to the ranks of virologists. In a match with optometrists, he will be very useful