Indonesia

Lantik 318 PNS, Ridwan Kamil Ingatkan Jaga Produktivitas

318 PNS menjabat fungsional, struktural, dan pejabat tinggi.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil secara simbolis melantik 318 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) dalam acara yang digelar di Gedung Pakuan, Kota Bandung, akhir pekan ini. Ridwan Kamil melakukan pengambilan sumpah jabatan dan penandatanganan berita acara terhadap lima orang perwakilan PNS yang dilantik. Sementara lainnya menyaksikan secara virtual.

Sebanyak 318 PNS yang dilantik ini menempati jabatan baru sebagai pimpinan tinggi pratama, pengawas, dan fungsional. Mereka terdiri dari Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Kadisdukcapil) Dady Iskandar serta para guru ahli utama dan muda, pengawas sekolah, dan tata usaha sekolah.

"Ini rutinitas, melantik pejabat fungsional, struktural, dan pejabat tinggi. Khusus untuk Kadisdukcapil (karena) harus ada tambahan izin dari Kemendagri, suratnya baru turun dan dilantiknya sekarang berbarengan, total ada 318 orang (yang dilantik)," ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil.

Kepada para PNS yang dilantik, Emil berpesan agar mereka tetap produktif dan melaksanakan kewajibannya meskipun sebagian harus bekerja dari rumah akibat pandemi Covid-19. "Ada penyesuaian dari cara kita kerja sekarang, sebagian di rumah. Oleh karena itu saya titip gaya hidup baru ini jangan mengurangi produktivitas dan hal-hal yang sifatnya menjadi kewajiban (pekerjaan)," papar Emil.

Kepada para guru yang dilantik, Emil menambahkan bahwa mereka harus bisa melanjutkan tongkat estafet peradaban. Sehingga pendidikan bukan hanya urusan lulus dan mudah mencari kerja.

Dalam agenda pelantikan itu, Emil juga menjelaskan bahwa kenaikan jabatan berbanding lurus dengan tantangan dan tanggung jawab. Sebagai abdi negara, menjaga integritas pun menjadi keharusan. Pelayanan kepada masyarakat juga harus dilakukan dengan sepenuh hati dan ikhlas. 

Para PNS juga diminta untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman sebagai bentuk profesionalisme, termasuk juga di tengah pandemi Covid-19 saat ini.

"Tingkatkan profesionalisme karena zaman sudah berubah, maka harus beradaptasi dengan situasi baru. Rajinlah belajar lagi khususnya memahami dunia digital 4.0 di segala aspek," kata Emil.

Football news:

Gareth Bale: I want to be loved and appreciated. I will give my all for Tottenham
Eugene Giner: I don't see the point in inviting Messi to the RPL. Let's first make the League at least at the level of Spain
Pique agreed to a 50% pay cut at Barcelona until the end of the season
Ex-Rostov defender Bashtush moved from Lazio to Saudi al-ain
Schwartz about Dynamo: The impression of the training base is excellent
Metz forward Gyan is the best player in Ligue 1 in September. He is the leader of the goalscoring race
Miranchuk is able to play in almost any club in the world. Ex-midfielder Loko Drozdov about Atalanta newcomer