Indonesia

Lewis Hamilton Mengincar Rekor Schumacher di GP Rusia

Hamilton terpaut 1 kemenangan dengan pemegang rekor kemenangan terbanyak, Schumacher.

REPUBLIKA.CO.ID, SOCHI -- Sejak Michael Schumacher menjadi yang tercepat di GP Cina pada 2006 silam, tidak ada satu pun pembalap yang mampu menyamai rekor kemenangan mantan pembalap asal Jerman itu di kejuaraan balap mobil paling bergengsi sejagat tersebut. Namun, di seri kesepuluh F1 musim ini, pembalap Mercedes, Lewis Hamilton, memiliki kesempatan tersebut.

Keberhasilan Hamilton finis di posisi terdepan pada GP Tuscan, dua pekan lalu, merupakan kemenangan ke-90 pembalap asal Inggris itu di pentas F1. Juara bertahan F1 itu hanya terpaut satu catatan kemenangan dengan pemegang rekor kemenangan terbanyak dalam sejarah gelaran F1, yang saat ini masih digenggam Schumacher dengan torehan 91 kemenangan Grand Pix.

Alhasil, jika mampu menjadi yang tercepat di GP Rusia, yang digelar di Sirkuit Sochi Autodrom, akhir pekan ini, maka Hamilton akan berbagi tempat dengan salah satu legenda F1 tersebut sebagai pengoleksi kemenangan terbanyak di pentas F1.

''Ini benar-benar tidak bisa dipercaya. Satu hal yang pasti, saya tidak pernah menyangka, berada di sini (kian dekat dengan rekor kemenangan Schumacher),'' kata Hamilton seperti dilansir Reuters, Kamis (24/9).


Kendati begitu, torehan rekor anyar itu tentu menjadi motivasi tersendiri buat peraih enam gelar juara dunia F1 tersebut untuk bisa meraih kemenangan di GP Rusia. Terlebih, pembalap berusia 35 tahun itu berada di urutan teratas klasemen sementara pembalap pada musim ini, dengan koleksi 190 poin dan unggul 55 poin dari pesaing terdekat, yang juga rekan setimnya di Mercedes, Valtteri Bottas.

Selain itu, Hamilton memiliki rekor apik tiap kali mengaspal di Sirkuit Sochi Autodrom. Ia merupakan penguasa sirkuit dengan panjang lintasan mencapai 5,8 kilometer tersebut. Sejak Sirkuit Sochi Autodrom ditunjuk sebagai tuan rumah GP Rusia pada 2014, Hamilton mampu mengoleksi empat kemenangan dari enam seri balapan yang telah digelar di sirkuit tersebut.

Tidak hanya itu, Mercedes juga terbukti selalu meraih kemenangan tiap kali tampil di Sirkuit Sochi. Salah satu ancaman terbesar Hamilton untuk bisa meraih kemenangan di GP Rusia justru datang dari rekan setimnya, Valtteri Bottas. Pembalap asal Finlandia itu mampu meraih kemenangan perdananya di pentas F1 di GP Rusia, tepatnya pada 2017.

Sementara di luar dari tim Mercedes, pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, dianggap menjadi ancaman terbesar Hamilton untuk menyamai rekor Schumacher di GP Rusia. Verstappen dinilai mampu tampil konsisten. Kendati begitu, pembalap asal Belanda itu tidak mau sesumbar terkait peluangnya untuk mengakhiri sesi balapan GP Rusia di podium tertinggi.

''Balapan di Sochi tidak akan pernah mudah, apalagi dengan banyaknya trek lurus, sirkuit ini bukanlah sirkuit favorit kami. Selain itu, tidak mudah menyalip di sirkuit ini. Karena itu, saya harap, saya tidak perlu melakukan terlalu banyak overtaking sehingga kami bisa meraih hasil yang bagus,'' kata Verstappen seperti dilansir Reuters.

Football news:

Sandro Tonali: Milan on the crest of a wave. The Rossoneri shirt is pressing, but I'm getting in shape
Kadyrov's adviser hit the judge in the groin, and his son was dismissed from Akhmat and banned for three years. At first they all denied
AEK Carrera lost both matches in the Europa League with a total score of 1:5
Stefano Pioli: Milan have not achieved anything yet. The season is long, we will face difficulties
Mourinho 0:1 with Antwerp: the Best team won and the worst team lost
Bale did not make a performance in his first three games for Tottenham. He hasn't scored since January
Father Courtois: Keylor Navas was not a good teammate. When he left for PSG, everything became easier