Indonesia

Massa Aksi Tolak RUU Ciptaker Bakar Ban di Jalan Gerbang Pemuda Jakpus

Jakarta -

Massa mahasiswa menggelar aksi penolakan Rancangan Undang-Undang (RUU) Omnibus Law Cipta Kerja di Jalan Gerbang Pemuda, Jakarta Pusat. Massa membakar ban dan mendesak melakukan aksi di depan Gedung DPR, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Pantauan detikcom di lokasi, Jumat (14/8/2020). mereka melakukan aksi dan juga membakar ban di Jalan Gerbang Pemuda, Jakarta Pusat. Mereka memaksa ingin bergerak ke depan Gedung DPR.

Massa mahasiswa membakar spanduk yang mereka taruh di kawat berduri. Setelah itu, mereka menjauh dari api itu.

Massa Mahasiswa Bakar Ban di Jalan Gerbang Pemuda, JakpusFoto: Massa Mahasiswa Bakar Ban di Jalan Gerbang Pemuda, Jakpus (Arun-detik)

Aksi itu dilakukan di depan pagar kawat, asap hitam sempat membubung tinggi. Selain membakar ban, mereka juga terus berteriak minta dibukakan pagar kawat agar bisa menuju ke depan Gedung DPR.

"Buka buka buka jalannya, buka jalannya sekarang juga," teriak para mahasiswa.

"Bukakan jalannya Pak, kami cuma mau ke sana." kata salah satu massa.

Saat ini aksi masih berlangsung. Para mahasiswa terus mencoba bernegosiasi dengan polisi untuk bisa dibukakan pagar kawat.

Sebelumnya, mereka juga mencoba menerobos pagar kawat berduri. Mereka menggoyang-goyang dan menggeret pagar kawat yang menutup akses dari Jalan Gerbang Pemuda ke Jalan Gatot Subroto depan Gedung DPR.

(zap/zap)

Football news:

The first black captain in the history of Chelsea, Paul Elliott can join the FA Board
Manchester United have opened talks with Barca over Dembele. The club has already contacted the player's agents
Antonio Conte: I like to watch Inter play. We attack, create chances, but we need balance
Cuman about VAR: Disputes are everywhere. I do not know when a hand play is a foul and when it is not. Many different Interpretations
Mourinho about alli: I would have understood if I didn't have enough motivation, but it turned out exactly the opposite. Respect him
Ashraf Hakimi: Inter will compete for the scudetto, we have a great team
Rui Costa: Ronaldo will be discussed in 300 years