Indonesia

Media Prancis Ungkap Pelaku Aksi Teror di Nice

PARIS - Media Prancis telah merilis rincian pertama tentang tersangka dalam serangan pisau yang menewaskan tiga orang di sebuah gereja di Nice. Fakta tersebut belum dapat dikonfirmasi oleh para pejabat, yang meluncurkan penyelidikan teroris atas kasus tersebut.

Dikutip dari Russia Today, Jumat (30/10/2020), penyerang telah diidentifikasi sebagai Brahim A, seorang pria berusia 21 tahun keturunan Tunisia. Demikian laporan media setempat, Nice-Matin. Keterangan yang sama juga dilontarkan oleh setidaknya satu anggota parlemen Prancis.

Tersangka sekarang dalam tahanan polisi setelah terluka dan ditangkap di lokasi tersebut. Setidaknya satu dari tiga korbannya dipotong tenggorokannya, AFP melaporkan, mengutip pejabat. Beberapa orang lainnya terluka dalam serangan itu.

Walikota Nice, Christian Estrosi, menggambarkan penyerang sebagai "Islamo-fasis" dan mengatakan kepada wartawan bahwa pria itu terus meneriakkan 'Allahu Akbar', bahkan saat diobati. Jaksa Prancis telah membuka penyelidikan teroris atas serangan itu.(Baca juga: Pelaku Penyerangan Gereja di Prancis Berhasil Ditangkap Hidup-hidup)

Beberapa jam kemudian, polisi di Avignon, tenggara Prancis, menembak dan membunuh seorang pria setelah dia diduga mencoba menyerang mereka dengan pisau. Kemudian, di Lyon, seorang tersangka yang bersenjatakan “pisau panjang” ditangkap oleh pihak berwenang, konon saat ia juga berusaha melakukan serangan.

Prancis telah meningkatkan sistem peringatan terorisme ke level tertinggi setelah insiden di Nice. Negara ini telah berjuang untuk menumpas ekstrimisme Islam setelah pemenggalan kepala seorang guru sekolah, Samuel Paty, oleh seorang pengungsi Chechnya. Pembunuhan Paty dianggap diprovokasi oleh keputusannya untuk menunjukkan kartun Nabi Muhammad SAW kepada murid-muridnya selama pelajaran tentang kebebasan berpendapat.(Baca juga:Macron: Serangan Pisau di Nice Serangan Teroris Islam)

(ber)

Football news:

Paredes on Messi at PSG: I Hope so. Welcome Leo with open arms
Trent on the best match of his career: 3-0 with Manchester City in the Champions League. In these games, you can't even communicate with your partners
Pele wrote an appeal to Maradona: I love you, Diego. We have been compared all our lives, but you are incomparable
Until the 65th minute, Manchester United were very good. And then Tuchel used a favorite technique of Solskjaer (DSLR) against him
I would sell Messi in the summer. Economically, it was desirable. Acting President of Barca Tusquets on the crisis
Lopetegui about 0:4 with Chelsea: They deserved to win, but the gap in the score was excessive
Premier League clubs will no longer be able to sign players under 18 due to Brexit