Indonesia

Menikmati Pesona Kota Taipei Sambil Berbelanja Barang Mewah di Gedung 101

TAIPEI - Bila berkunjung ke Kota Taipei di Taiwan, tak lengkap rasanya jika tidak mengunjungi Taipei 101, gedung yang masuk dalam enam besar bangunan tertinggi pencakar langit di dunia dibawah Tokyo Skytree, Shanghai Tower dan Lotte Word Tower di Seoul Korsel sehingga Taipei 101 menjadi salah satu ikon pariwisata di Taiwan.

Di gedung pencakar langit setinggi 101 lantai tersebut kita bisa menikmati pemandangan Kota Taipei dari ketinggian.

Awal Juli 2019 lalu SINDOnews bersama rombongan Taiwan Familiaritazion Tour for Indonesian KOL & Media mendapatkan kesempatan mengunjungi Taipei 101. Kebetulan saat rombongan tiba cuaca Kota Taipei saat itu cukup bagus sehingga kami dapat menuju ke observation deck untuk melihat pemandangan Kota Taipei dari lantai 89. Namun untuk bisa naik ke Obsevation Deck pengunjung harus merogoh kocek sebesar 600 Dolar Taiwan.

Usai mendapatkan tiket dan sebelum naik lift ke Obsevation Deck biasanya pengunjung akan difoto dengan latar belakang Gedung Taipei 101. Selanjutnya pengunjung bisa 'menebus' foto tersebut setelah naik di lantai 89.

Sementara, untuk naik ke Obsevation Deck (lantai pengawas) yang berada pada ketinggian 438 meter pengunjung bisa menaiki salah satu lift tercepat di dunia yang dapat mencapai kecepatan maksimum 1.010 m/min (63 km/jam atau 39 mil/jam) dalam waktu 39 detik ke lantai 89.

Nyoman Astana pemandu tur rombongan Taiwan Familiaritazion Tour for Indonesian KOL & Media mengatakan, nama Taipei 101 yang diberikan merujuk pada jumlah lantai yang ada di gedung ini mulai dari basement, hingga lantai teratas yang berada di ketinggian 438 meter.

"Kenapa dibangun 101 lantai karena menurut kepercayaan orang Taiwan, 100 itu adalah yang tertinggi sehingga dibuatlah 101 untuk mengalahkan yang tertinggi, " kata Nyoman Astana kepada SINDOnews.

Setelah sampai di Obsevation Deck lantai 89, wisatawan dapat menyaksikan pemandangan Kota Taipei dari ketinggian. Di Obsevation Deck selain disediakan layanan wifi gratis juga ada penjualan souvenir unik Taipei 101, kotak pos tertinggi di dunia, serta teropong dengan tingkat pembesaran tinggi.

Jika kita turun melalui tangga satu lantai dari Obsevation Deck terdapat sebuah pendulum seberat 800 ton berwarna kuning yang dipasang di lantai 88 untuk menstabilkan menara 101 ini terhadap goyangan yang timbul dari gempa bumi, angin topan maupun gaya geser dari angin.

Setelah puas menikmati pemandangan Kota Taipei di Obsevation Deck, bagi yang ingin mencari barang mewah dan bermerek dapat berbelanja di Mal 101 yang juga berada di Gedung Taipei 101.

Di Mal 101 ini wisatawan dapat menjumpai barang-barang branded diantaranya Cartier, Bottega Veneta, Chanel, Dior, Gucci, Rolex, Versace hingga Bvlgari tentunya dengan harga yang selangit. Ada beberapa selebgram dari rombongan kami yang berbelanja di Taipei 101 Mal tersebut.

Karena jika telaten dan sabar memilah ada beberapa barang dengan merek terkenal yang menawarkan harga sedikit lebih murah dibanding di Jakarta seperti sepatu Nike dan kacamata Cartier.

Setelah puas berbelanja jika pengunjung ingin mencicipi aneka makanan dan minuman khas Taiwan atau makanan cepat saji ada food court yang terletak di lantai 85-86 harga yang ditawarkan disini pun cukup murah.

Namun jika tak puas berbelanja di Taipei 101 Mal, ada tempat yang shopping yang lebih murah Kota Taipei tepatnya di Distrik Ximending. Di tempat ini banyak pilihan karena selain banyak outlet-outlet barang-barang bermerek terdapat toko souvenir, dan oleh-oleh khas Taiwan.

Setelah itu, wisatawan dapat mengunjungi satu lagi ikon pariwisata di Kota Taipei yaitu Chiang Kai Shek Memorial Hall yang berada di Zhongshan South Road, Distrik Zhongzheng. Untuk masuk ke landmark Kota Taipei ini wisatawan tak dikenakan biaya.

Adi Carlo pemandu wisata rombongan Taiwan Familiaritazion Tour for Indonesian KOL & Media menjelaskan, Chiang Kai-Shek Memorial Hall dibangun di atas lahan seluas lebih dari 25 hektare dengan dikelilingi taman luas. Tempat ini menyimpan sejarah panjang Taiwan sejak perang sipil di China Daratan.

Di dalam Chiang Kai-Shek Memorial Hall terdapat patung raksasa Chiang Kai-Shek yang terbuat dari perunggu dalam posisi duduk. "Patung Chiang Kai-Shek dibuat menghadap ke arah barat (China Daratan). Sesuai pesan beliau (Chiang Kai-Shek) yang berharap suatu saat bisa kembali ke China Daratan yang berada di barat," kata Adi.

Chiang Kai-Shek adalah Presiden pertama Taiwan yang juga pemimpin Partai Kuomintang (KMT) setelah meninggalnya Dr Sun Yat Sen.

Selain Taipei ada satu kota yang wajib dikunjungi di Taiwan yaitu Yilan. Di sini terdapat landmark kota yang kerap dikunjungi anak muda yaitu Jimmy Park. "Nama Jimmy diambil dari nama ilustrator dan penulis buku bergambar terkenal Taiwan. Karyanya sangat populer dan digandrungi oleh anak-anak muda di Taiwan," ungkap Adi Carlo.

Di Jimmy’s Park, baik tua maupun muda dapat bersenang-senang dengan berfoto bersama patung-patung dan karya sang seniman. Usai mengunjungi Jimmy's Park, wisatawan juga dapat melihat-lihat salah satu ikon di Kota Yilan yaitu The National Center for Traditional Arts. Tempat ini merupakan pusat kerajinan tradisional dan pusat pertunjukan seni dan drama bagi warga Taiwan.

(tdy)

Football news:

Lampard on 3-0 with Watford: a dry Win at home, three goals scored-Chelsea played very well
Pulisic on 3-0 with Watford: Chelsea needed this win. We are confident that we can get into the top 4
Rebic scored 9 goals for Milan in 11 Serie A matches
Mikel Arteta: getting Arsenal into the Champions League seemed impossible a few weeks ago
Бав Bayern won the gold double in Germany for the 13th time
Neuer provided an assist in the German Cup final with Bayer
Sarri about 4:1 with Torino: Juve had a false sense of security after a couple of goals