Indonesia

Mikel Arteta: Belum Waktunya Arsenal Disebut sebagai Penantang Gelar Liga Inggris

TRIBUNNEWS.COM - Pelatih Arsenal, Mikel Arteta menilai belum waktunya jika timnya disebut sebagai penantang kuat gelar Liga Inggris musim ini.

Meriam London -julukan Arsenal- baru saja berhasil 'meledak' sebanyak dua kali di pekan-pekan awal Liga Inggris.

Terbukti dari dua laga yang telah dilakoni, Arsenal mampu meraih enam poin.

Baca: Fakta Menarik Kemenangan Arsenal atas West Ham: Alexandre Lacazette Ikuti Jejak Thierry Henry

Baca: Setelah Gareth Bale, Giliran Luka Jovic Berpeluang Gabung AC Milan dengan Status Pinjaman

Tim besutan Mikel Arteta berhasil membungkam Fulham (0-3) dan West Ham United (2-1).

Dua kemenangan dari dua pekan pertandingan Liga Inggris yang telah berlangsung membuat banyak kalangan mulai memperhatikan sepak terjang Meriam London.

Kondisi tersebut tak terlepas dari Arsenal yang kini berada di jalur juara dan duduk di posisi kedua klasemen Liga Inggris.

Namun, tanggapan sedikit berbeda diberikan oleh Mikel Arteta.

Pelatih Arsenal itu mengklaim, terlalu dini jika menyebut anak asuhnya sebagai kandidat kuat peraih gelar Liga Inggris musim ini.

"Tidak, ini belum waktunya (disebut sebagai penantang gelar Liga Inggris)," terang Mikel Arteta, seperti yang dikutip dari laman Football London.

"Permainan yang kami miliki masih terlalu jauh untuk disebut dengan hal itu."

Football news:

Gnabry contracted the coronavirus. Bayern play Atletico tomorrow
Fati is the first in the history of the Champions League to score 2 goals under the age of 18
Messi scored in the 16th consecutive Champions League season and repeated Giggs' record
Bruno did not score a PSG penalty at the first attempt, but the referee asked for an Interruption due to Navas' exit from the goal line
Koeman is the fifth coach to manage 6 teams in the Champions League
Messi is playing his 17th season in the Champions League for Barcelona. This is a club record
Pirlo is the 3rd coach in the history of Juve to win a debut away match in the Champions League, after Capello and Lippi