Indonesia

Mobil Berpelat Dinas Polisi Disetop di Pos Penyekatan, Setelah Diperiksa, Alamak

jpnn.com, MAJALENGKA - Sebuah mobil berpelat dinas polisi yang dikemudikan pria berinisial EK (39), disetop petugas di pos penyekatan Cikijing, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat (Jabar), Minggu (16/5)).

Setelah dilakukan pengecekan, pelat dinas polisi yang ditempel di mobil pribadi warga Kabupaten Indramayu itu ternyata palsu.

Petugas Polres Majalengka pun langsung mengamankan EK yang menggunakan pelat dinas palsu tersebut untuk lolos dari penyekatan.

"Itu bukan mobil dinas, itu mobil pribadi. Dia juga bukan anggota kepolisian," kata Kasat Narkoba Polres Majalengka AKP Udiyanto di pos penyekatan Cikijing, Minggu.

Menurut Udiyanto, EK saat ini diamankan di Mapolsek Cikijing untuk diproses secara hukum terkait dugaan pemalsuan.

"Saat ini pengendara itu telah diamankan di Polsek Cikijing guna pemeriksaan lebih lanjut," tutur-nya.

Udiyanto menegaskan jajarannya akan tetap menindak apa yang telah dilakukan EK.

Polres Majalengka juga bakal mendalami dari mana pengendara itu mendapatkan pelat nomor palsu tersebut.

Football news:

President of Legion-Dynamo: Khabib was pleasantly surprised by his understanding of football and its development
Messi, Neymar and Suarez will burn at the Copa America. Find out with the help of our test, which Copa team is more suitable for you
Peter Schmeichel: UEFA has offered the Danish national team three options: to finish immediately, at noon the next day, or to count 0:3. Did the players have a choice?
Spain is learning to play without Ramos, Pique, Carvajal and De Gea (and possibly Alba). On the right in defense-a midfielder, in the center-two left-handers
Rhodri: England could field three teams. They are among the obvious favorites of the Euro
Goalkeeper of the national team of Ukraine Buschan about the match with the Netherlands: I do not consider myself a hero
The match between Denmark and Finland could not be played on the same day. The players didn't have to decide that