logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo logo
star Bookmark: Tag Tag Tag Tag Tag
Indonesia

MUI Hargai Muhammadiyah yang Keluarkan Fatwa Haram Vape

Jakarta -

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menghargai PP Muhammadiyah yang mengeluarkan fatwa haram untuk e-cigarette (rokok elektronik) atau yang sering disebut vape. MUI menilai Muhammadiyah tentu memiliki dalil hukum tentang fatwa tersebut.

"MUI menghargai pendapat fatwa dari PP Muhammadiyah. Tentunya Muhammadiyah memiliki hujjah atau dalil tentang hukumnya," kata Wakil Ketua Umum MUI, Zainut Tauhid saat dihubungi, Jumat (24/1/2020).

MUI Hargai Muhammadiyah yang Keluarkan Fatwa Haram untuk VapeFoto: Wakil Ketua MUI, Zainut Tauhid Saadi. (Isal-detikcom)

Meski demikian, Zainut mengaku belum bisa memberikan pandangan lebih jauh soal fatwa haram untuk vape itu. Sebab, Ia mengatakan sejauh ini MUI belum mengeluarkan fatwa tentang vape tersebut.

"MUI sendiri melalui komisi fatwa belum pernah mengeluarkan fatwa tentang rokok elektronik, sehingga kami belum bisa memberikan ketentuan hukumnya," ucap Zainut yang juga menjabat sebagai Wakil Menteri Agama ini.

Sebelumnya diberitakan, PP Muhammadiyah mengeluarkan fatwa haram untuk vape. Berikut penjelasan dari fatwa tersebut.

"Merokok e-cigarette hukumnya adalah haram sebagaimana rokok konvensional," bunyi keterangan tertulis Majelis Tarjih dan Tarjid PP Muhammadiyah, yang diterima detikcom, Jumat (24/1).

Themes
ICO