Indonesia

Mumtaz Rais soal Jabatan di Kepengurusan PAN Baru: Mungkin Waketum

Jakarta -

Putra Amien Rais, Ahmad Mumtaz Rais, mengaku tak dijanjikan jabatan apa pun dalam kepengurusan DPP PAN 2020-2025 oleh Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan (Zulhas). Dia sejak dulu telah mengisi kepengurusan DPP PAN dari era Hatta Rajasa memimpin.

"Kalau dijanjikan nggak, cuma memang sejak dari dulu memang saya di DPP kan, waktu kepengurusan Bang Hatta itu saya kan sebagai Wasekjen, ketika kepengurusan Pak Zul yang Bali ini sebagai Ketua DPP Bakokal," kata Mumtaz kepada wartawan, Kamis (13/2/2020).

Mumtaz mengatakan dirinya kemungkinan akan tetap mengisi jabatan dalam tubuh PAN. Dia menyebut kemungkinan jabatannya akan naik menjadi Wakil Ketua Umum (Waketum) PAN.

"Kemungkinan nanti kalau nggak tetap Ketua DPP, ya naik jadi Wakil Ketua Umum atau apa saya nggak tahulah. Pokoknya apa pun yang terbaik menurut Pak Zul, menurut temen-temen di PAN, biar saya bisa berbuat banyak untuk kemaslahatan umat," ujarnya.

Mumtaz mengatakan memang sejak awal telah mendukung Zulhas dalam gelaran Kongres V PAN dan berbeda pilihan dengan sang kakak, Hanafi Rais. Kebetulan, kata Mumtaz, setiap calon ketua umum yang didukungnya selalu menang.

"Sudah (tahu), sejak awal saya bilang Mas Hanafi dengan saya itu ahli strategi. Itu sudah kami lakukan sejak dari 2010, waktu Kongres di Batam, Mas Hanafi di Dradjad, saya di kubu Hatta," sebut Mumtaz.

"Kebetulan yang menang Pak Hatta, kebetulan saya menang terus, ha-ha-ha..., kebetulan saja. Tapi nggak ada masalah," imbuhnya.

Sebelumnya diberitakan, loyalis Zulhas, Totok Daryanto memastikan Mumtaz masuk kepengurusan DPP PAN 2020-2025. Namun Totok belum menyebut posisi apa yang akan diisi Mumtaz.

"Belum disusun. Tapi pasti masuk dalam kepengurusan DPP," kata Totok Daryanto, ketika dihubungi, Kamis (13/2).

(rfs/gbr)