Indonesia

Ngebut di Tol Cipali, Awas Intaian Speed Gun Menanti

CIKOPO - Kondisi Tol Cikopo - Palimanan (Cipali)yang mulus, panjang dan lenggang kerap membuat pengemudi mobil memacu mobil dengan kecepatan tinggi. Namun jangan salah sangka, pihak kepolisian Jawa Barat dan operator tol Cipali, ASTRA Tol Cipali kerap mengintai.

Seperti yang dilakukan hari ini di kilometer 166 tol Cipali. Polda Jawa Barat dan ASTRA Tol Cipali mengadakan pengintaian kecepatan pengguna jalan tol Cipali dengan Speed Gun dari semua jenis kendaraan tanpa kecuali. Mulai dari mobil pribadi, kendaraan komersial dan bus antar kota. (Baca juga : Maradona, Ferrari Hitam, Godfather dan Permintaan yang Tak Bisa Ditawar)

Pihak kepolisian akan melakukan penindakan kepada pengguna jalan tol Cipali yang melebihi kecepatan maksimal 100 kilometer per jam. Selain itu penindakan juga dilakukan kepada pengguna jalan tol Cipali yang kecepatannya tidak sampai pada kecepatan minimal 60 kilometer per jam.

"Penindakan yang dilakukan adalah peringatan karena tujuan kami melakukan pengintaian dengan Speed Gun ini adalah untuk meningkatkan kewaspadaan pengguna jalan tol Cipali," ucap Iptu Dasep Rahwan, Panit PJR Polda Jawa Barat.

Dasep mengatakan kondisi jalan tol Cipali yang panjang, lurus dan mulus memang kerap membuat pengguna jalan tol memacu kendaraan melebihi batas kecepatan maksimal yang ditentukan. Di sisi lain banyak kendaraan komersial lainnya yang justru tidak mampu memenuhi standar kecepatan minimal di jalan tol yakni 60 kilometer per jam.

"Perbedaan kecepatan yang harus dijaga adalah 40 kilometer per jam antar kendaraan. Jangan sampai ada yang terlalu cepat dan ada yang terlalu rendah karena ini akan menimbulkan potensi kecelakaan," jelasnya. (Baca juga : Nissan X-Terra Meluncur, Siap Tantang Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner)

Ngebut di Tol Cipali, Awas Intaian Speed Gun Menanti

Pihak ASTRA Tol Cipalimengakui pengintaian dengan Speed Gun dilakukan dua bulan sekali guna memberikan efek jera. Selain itu pengintaian diharapkan mampu mengedukasi pengguna jalan tol Cipali mematuhi batas keepatan minimal 60 kilometer per jam dan maksimal 100 kilometer per jam.

"Dari data yang kami lakukan banyak kecelakaan terjadi karena pengguna jalan tol mengendarai mobil mereka melebihi kecepatan batas maksimal sementara di sisi lain ada pengguna jalan tol yang jalannya terlalu pelan. Kondisi ini membuat pengemudi memiliki respons yang lambat dalam menghindar dari kecelakaan. Kebanyakan kecelakaan yang terjadi justru karena tabrak belakang," ucap Agung Prasetyo, Direktur Operasi ASTRA Tol Cipali.

Sementara Andre Yulianto, Dept Head Traffic Management Astra Tol Cipali mengatakan, "dengan penindakan razia speed gun ini, diharapkan pengguna jalan dapat mematuhi batas kecepatan berkendara di jalan tol. Maksimal 100 km/jam dan minimal 60 km/jam. Namun saat kondisi hujan batas kecepatan maksimal 70 km/jam. Razia batas kecepatan yang dilakukan bersama satuan PJR Polda Jabar ini dimaksudkan untuk menekan angka kecelakaan lalu-lintas yang salah satunya disebabkan tidak tertibnya pengendara dalam mematuhi batas maksimal dan minimal saat berkendara di jalan tol.

(wsb)

Football news:

Filipe Luis: Simeone is not so good at communicating with players, but sometimes goes over pride
Ronaldo: Ronaldo is not the same as in Real Madrid. Now he knows how to control himself. Staying in the shadows for the entire match, he can harm the opponent in a minute
Soslan Gatagov is among the commentators of the Liverpool - Manchester United match on Okko. Track with Stognienko-separately
Ronald Koeman: Messi will decide whether to play with Athletic or not. With Leo Barcelona stronger, we lack his creativity
Deschamps on Benzema's racism allegations: I'll never forget it. He crossed the line. Under the influence of cruelty got my family
Ibrahimovic forced the defender to take off his gloves in his debut for Milan , otherwise the opponents will not be afraid of Zlatan's methods
Olivier Giroud: Zlatan thought he could still give something to European football, and he proved it. I'm ready too