Indonesia

NJ Peragakan 28 Adegan Bunuh Mantan Bos, Berkali-kali Hantam Kepala dengan Palu

Merdeka.com - NJ (24), pelaku pembunuhan terhadap Kit Fo, yang jasadnya ditemukan di Jalan Kampung Bayur, Kecamatan Periuk, Kota Tangerang, beberapa waktu lalu memeragakan 28 adegan dalam rekonstruksi kasus pembunuhan tersebut.

Kapolsek Jatiuwung Kompol Aditya Sembiring menerangkan, reka ulang peristiwa pidana pembunuhan itu, dilakukan sebagai upaya penyidik dalam melengkapi berkas perkara.

"Rekonstruksi pembunuhan salah satu upaya penyidik melengkapi berkas perkara sehingga peristiwa yang terjadi bisa digambarkan di dalam berkas perkara," ungkap Kapolsek ditemui di tempat kejadian perkara Kampung Bayur, Kamis (26/11).

Dalam reka adegan tersebut, pelaku NJ, yang sempat menjadi pekerja di usaha Kit Fo, memeragakan 28 adegan. Sejak pelaku menjemput korban di rumahnya di kawasan Kosambi, hingga pelaku kabur meninggalkan korban yang sudah tidak berdaya.

"Ada 28 adegan, mulai dari pelaku menjemput korban di kediamannya, kemudian pelaku bersama korban ke pasar sampai dengan ke TKP pembunuhan itu sendiri," ucap Aditya.

Dari reka adegan yang dilakukan, terlihat pelaku NJ yang mengenakan baju tahanan, memukul korban dengan palu berulang kali saat korban masih berada di atas sepeda motor. Korban saat itu berusaha menahan motor hingga akhirnya tersungkur jatuh.

Ketika korbannya tak berdaya dan jatuh dari sepeda motor yang dikemudikan itu, terlihat pelaku mendorong kaki korban yang saat itu masih tersangkut di jok motor dan pergi meninggalkan korban dengan menggunakan sepeda motor korban.

"Adegan eksekusi ada di reka adegan 11 sampai 22. Bukti baru sudah kami lengkapi semua pada saat proses pemeriksaan sehingga kami saat ini melakukan reka ulang," jelasnya.

Kapolsek menerangkan, pihaknya juga sudah melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap pelaku N.

Dari pemeriksaan itu, pelaku NJ dinyatakan normal dan sadar saat melakukan pembunuhan tersebut. Membuat proses hukum akan terus dilakukan.

"Untuk pemeriksaan di Rumah Sakit Polri, pelaku dinyatakan sehat dan normal," jelae dia.

Akibat perbuatannya, pelaku diancam pasal 340 dan 338 tentang pembunuhan berencana dengan hukuman maksimal 20 tahun kurungan penjara.

Sebelumnya, Kompol Aditya mengatakan motif pelaku membunuh mantan bosnya itu karena sakit hati.

"Hubungan korban dengan pelaku ini kenal dekat. Pelaku ikut atau bekerja dengan korban sudah 13 tahun atau sejak 2007," kata Kapolsek Jatiuwung, Kompol Aditya Sembiring, di Mapolsek Jatiuwung Senin (23/11).

Berdasarkan keterangan pelaku, aksi pembunuhan itu dilatarbelakangi perasaan sakit hati terhadap korban yang sempat menghilangkan sepeda motor pelaku, tapi tidak diganti korban.

"Karena itu. Korban ditagih berkali-kali korban tidak mau ganti. Pelaku kesal, hingga akhirnya merencanakan ini," ujar dia.

Atas dasar itu pelaku kemudian mencari tempat sepi hingga mengecek langsung tempat yang akan digunakannya untuk mengeksekusi korban.

"Dipilihlah Jalan Raya Bayur di RT 03/04 yang dinilainya sepi dan jauh dari keramaian ataupun penerangan," kata dia. [rhm]

Football news:

Lampard on Havertz: De Bruyne and Salah were the same age when they came to Chelsea. They went away, came back and became legends of the Premier League
Ronald Araujo: Barcelona will fight to win La Liga. We know the results will come
Klopp on transfers: The central defender would not have won us the match against Burnley. I won't cry like a 5-year-old if I don't get what I want
Barcelona could sell Dembele in the summer if he does not renew his contract. Manchester United, Bayern Munich, Juve and Chelsea are monitoring the situation
Kylian Mbappe: I will not sign a contract with PSG to say in a year that I want to leave. If I do that, I'll stay
City Defender Dias: Seeing an opponent unable to even hit and feeling powerless is the greatest pleasure
The chances of Mbappe and Holland joining Real Madrid in the summer are very slim. The club has almost no money for transfers