Indonesia

Noah Centineo Ingin Sekuel To All the Boys I've Loved Before Ungkap Sisi Kelam Peter Kavinsky

LOS ANGELES - Noah Centineo menjadi idola kaum hawa dalam sekejap setelah memerankan karakter Peter Kavinsky di film Netflix To All the Boys I've Loved Before. Besar berkat nama Peter, Noah pun siap jika harus menghidupkan kembali karakternya itu di sekuel To All the Boys I've Loved Before.

Namun, ada yang diinginkan Noah jika nantinya kembali berperan sebagai Peter. Aktor kelahiran Miami, Florida itu ingin agar film lanjutan To All the Boys I've Loved Before nanti bisa mengungkap sisi gelap seorang Peter.

"Mungkin Peter bisa jatuh dari singgasananya? Mungkin dia bisa berubah menjadi sosok pria yang tidak baik? Mungkin kita bisa menunjukkan dimensi yang berbeda, tentang bagaimana kita bisa menjadi pahlawan di satu momen dan penjahat di waktu lain?" kata Noah seperti dilansir Teen Vogue, Senin (17/9/2018).

Noah Centineo

Noah boleh saja sudah memiliki bayangan bagaimana perubahan karakternya di film kedua To All the Boys I've Loved Before. Tapi, hingga sejauh ini, Netflix belum memberikan indikasi akan membuat film lanjutan To All the Boys I've Loved Before.

Padahal, menurut Noah, semua pemain juga menginginkan adanya sekuel. Tapi, belum ada lampu hijau dari Neflix untuk membuat sekuel film hits 2018 mereka itu.

"Aku belum mendengar apa-apa soal sekuel. Yang aku tahu, semua orang yang terlibat di sini ingin ada sekuel. Aku jelas menginginkan sekuel. Aku ada di dalam dunia ini," terang aktor 22 tahun tersebut.

Noah Centineo

Sekuel To All the Boys I've Loved Before sendiri sejatinya bukan hal mustahil. Pasalnya, Jenny Han yang menulis buku original film ini, sejak awal telah membuat tiga novel tentang kehidupan cinta Lara Jean, Peter, dan orang-orang sekitar mereka.

Noah mengakui karakter Peter memang merupakan sosok pacar idaman. Sifat dan sikapnya yang manis membuat publik jatuh cinta, apalagi di tengah kehidupan sosial saat ini.

"Jauh di dalam dirinya, dia (Peter) adalah sosok yang sensitif, pria yang bisa melindungimu, tapi juga tahu bagaimana bisa terhubung denganmu dalam level emosional dan mental. Aku pikir ada imej maskulinitas yang berkembang di masyarakat, pria yang brutal, egois, narsis," papar Noah.

"To All the Boys I've Loved Before adalah satu di antara sejumlah film komedi romantis dalam satu dekade yang, aku tidak tahu bagaimana menyebutnya, mempromosikan seorang pria modern? Seorang pria yang bisa direngkuh secara emosional, selalu ada, dan bersedia untuk berkomunikasi dan benar-benar peduli serta pengasuh," pungkas Noah.

(LID)

Football news:

In Bulgaria, too, there are problems with the virus: there are 16 cases in one team (it seems that it was caused by one player of the opponent). But it reached the semi-finals of the playoffs!
Ronaldo: The fight against racism is not for the sake of blacks, but for the sake of each of us. No one is born a racist
Joleon Lescott: Messi and Ronaldo are super freaks! Sterling follows them
Maurizio Sarri: Now is not the time to think about Lyon. Atalanta is very good, it is difficult to play against them
De Bruyne has no intention of leaving Manchester City, even if the club is banned from the Champions League
Zlatan on Rangnick in Milan: I don't even know who it is
Abraham fulfilled the conditions for an automatic extension of his contract with Chelsea until 2023