Indonesia

Pansus Jiwasraya Dinilai Hanya Akan Menimbulkan Kegaduhan Politk

JAKARTA - Sekjen Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Arsul Sani menilai pembentukan panitia khusus (Pansus) untuk mengusut dugaan skandal PT Asuransi Jiwasraya, hanya akan menimbulkan kegaduhan politik di tataran parlemen Senayan.

"Jika langsung dengan Pansus, maka dikhawatirkan kegaduhan politiknya muncul," kata Arsul, baru-baru ini.

Menurut dia, yang paling terpenting saat ini adalah menyelamatkan para nasabah tergiur untuk berinvestasi di perusahaan asuransi pelat merah tersebut.

"Pada akhirnya tujuan untuk mengikhtiarkan recovery atau pemulihan kerugian masyarakat korban akan menjadi jauh dari harapan," katanya.

arsul

Baca Juga: Singgung Kasus Century dan Pelindo, Demokrat: Jangan Takut Bentuk Pansus Jiwasraya

Sekadar diketahui, Jiwasraya mengalami permasalahan tekanan likuiditas lantaran melakukan investasi pada sebagian besar aset berisiko tinggi (high risk) untuk mengejar keuntungan yang tinggi (high return). Sebagian besar dana investasi ditaruh pada saham berkinerja buruk dan pada reksa dana yang dikelola oleh manager investasi dengan kinerja buruk.

Alhasil kerugian yang malah didapatkan Jiwasraya, membuat perusahaan pelat merah itu mengalami gagal bayar klaim polis yang jatuh tempo untuk periode Oktober-Desember 2019 senilai Rp12,4 triliun. Sementara Kejaksaan Agung memperkirakan kerugian akibat buruknya investasi Jiwasraya mencapai Rp13,7 triliun.

(edi)