Indonesia

Pasar Harjodaksino Solo Ditutup

jpnn.com, SURAKARTA - Pemerintah Kota Surakarta akan menutup sementara Pasar Harjodaksino menyusul adanya kasus positif COVID-19 pada salah satu pedagangnya.

"Operasional pasar ditutup selama tujuh hari, mulai tanggal 14 hingga 20 Juli," kata Kepala Dinas Perdagangan Kota Surakarta Heru Sunardi di Solo, Jateng, Senin.

Terkait hal itu, pihaknya sudah menyosialisasikan kepada para pedagang melalui lurah pasar. Selanjutnya para pedagang bisa segera mengambil barang dagangan yang mudah busuk.

"Kecuali untuk mengambil dagangan, mulai besok aktivitas baik di luar maupun di dalam pasar tetap tidak diperbolehkan," katanya.

Ia mengatakan untuk total pedagang di Pasar Harjodaksino sendiri sekitar 1.400 orang. Selama pasar ditutup, pedagang diharapkan melakukan karantina mandiri di rumah.

Menurut dia, selama penutupan akan dilakukan penyemprotan disinfektan secara rutin di pasar tersebut.

"Besok disemprot, nanti 2-3 hari lagi disemprot lagi. Jadi agar virus di situ bisa kita putus sehingga saat pedagang masuk sudah aman," katanya.

Sementara itu, terkait pasien COVID-19 yang meninggal merupakan pedagang yang menempati salah satu kios di pasar tersebut. Ia mengatakan awalnya warga Kabupaten Sukoharjo berusia 58 tahun ini mengeluh tidak enak badan, selanjutnya dia dijemput oleh keluarga dan diperiksakan ke salah satu rumah sakit di Kabupaten Sukoharjo.

Football news:

Pep Guardiola: Gabriel is the best player of matches with Real Madrid
Three heroes of Lyon in the match with Juve – among them the defender, whom the fans drove in the fall
Manchester City and Lyon will meet in the 1/4 final of the Champions League on August 15 at Jose Alvalade
Photo of Pep and Zizou – just a gift for Showsport users
Ronaldo was eliminated so early from the Champions League for the first time in 10 years, although he tried very hard – in the playoffs for Juve, only he scores
Rudi Garcia: to Pass Juventus is a feat. The most pleasant defeat in my career
This is a disgrace! Sarri was outraged by the delay in time from the Lyon players