Indonesia

PDIP Tak Setuju Usulan Pemerintah, Begini Alasannya

jpnn.com, JAKARTA - PDI Perjuangan tidak setuju dengan usulan pemerintah pemungutan suara Pemilu 2024 digelar pada 15 Mei.

Ketua Kelompok Fraksi PDIP di Komisi II DPR RI Arif Wibowo bahkan kemudian meminta pemerintah mempertimbangkan ulang usulan tersebut.

"Tentu pandangan Fraksi PDI Perjuangan keberatan apabila pemungutan suara dilakukan 15 Mei 2024."

"Pemerintah harus menimbang ulang dan mengkaji secara mendalam usulan tersebut," ujar Arif Wibowo di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (28/9).

Dia meminta Pemerintah dan para penyelenggara pemilu mengkaji secara saksama, mendalami dan melakukan exercise secara cermat serta rigid, menyangkut membangun sistem kepemiluan-pilkada yang ajek serta stabil di masa mendatang.

Menurut dia, sistem kepemiluan dan pilkada di Indonesia harus terintegrasi serta harmonis yang diatur secara lex spesialis dalam UU Nomor 7/2017 tentang Pemilu dan UU Nomor 10/2016 tentang Pilkada.

Arif juga mengingatkan, jika pemungutan suara digelar 15 Mei 2024, maka proses pemilu melewati bulan suci Ramadhan.

Padahal, di bulan tersebut tidak perlu ada kegiatan politik.

Football news:

Porto winger Luis Diaz is Interesting to Chelsea, Bayern, Real Madrid, Newcastle. Compensation - 80 million euros
Cristiano Ronaldo: My role in the team is to score goals and help with experience. I like to make people happy
Arteta pro 3-1 with Aston Villa: Happy with how Arsenal dominated. That's how we should play
Ole Gunnar Sulscher: I enjoy coaching at Manchester United and life
Patrice Evra: I want to understand where racists come from. They are not born. Perhaps these people are traumatized
The Saint-Etienne match started an hour later due to protesting fans. They threw flares and burned holes in the goal net
Pope Francis thanked Messi for the autographed PSG T-shirt