Indonesia

Pelatihan Bertani on Cloud, Manfaatkan Pekarangan Jadi Lebih Produktif

BANDUNG BARAT - Kegiatan pelatihan Bertani on Cloud via Zoom menarik minat sebanyak 300 peserta juga ribuan viewers yang menyaksikan live streaming melalui akun Facebook, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian dan YouTube Puslatan Kementerian Pertanian.

Pelatihan online yang berlangsung selama 1,5 jam itu dibuka secara resmi oleh Kepala Pusat Pelatihan Pertanian Bustanul Arifin Caya dengan menghadirkan pembicara Widyaiswara Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang, Selasa (16/6/2020).

“Bertani on Cloud harus bisa memberi kontribusi positif bagi pengembangan SDM pertanian di seluruh tanah air," kata Bustanul dalam rilisa yang diterima SINDOnews, Rabu (17/6/2020). (BACA JUGA:Kementan Perketat Pengawasan Masuknya Komoditas Pertanian Ilegal di Masa Pandemi)

Bertani on Cloud dengan tema hidroponik ini sejalan dengan arahan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo tentang Program Pekarangan Pangan Lestari. Mentan berpesan pertanian tidak boleh berhenti apalagi sedang dan setelah pandemi COVID-19.

Gunakan pekarangan dengan memanfaatkan teknologi pertanian untuk menanam aneka komoditas pertanian yang dapat dikonsumsi sendiri atau dijual untuk menambah pendapatan keluarga.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Dedi Nursyamsi mengatakan, Indonesia sebagai negara tropis sangat cocok untuk pertanian.

Tanahnya subur, banyak sinar matahari, sehingga cocok ditanami apa saja asalkan dilakukan pemeliharaan yang tepat dan juga memanfaatkan teknologi pertanian. “Mari manfaatkan ini semua dengan melakukan cocok tanam aneka komoditas pertanian di pekarangan kita," kata Dedi.

Pemateri Widyaiswara BBPP Lembang Hendra Gunawan mengemukakan, pada pelatihan ini pihaknya mengenalkan teknologi pertanian praktis, bersih, dan sehat kepada masyarakat melalui berbagai sistem di teknologi hidroponik.

Seperti, kunci keberhasilan budidaya tanaman dengan hidroponik, aneka sistem dalam hidroponik seperti wick system, aeroponik, deep flow technique, irigas tetes, dan jenis tanaman apa yang cocok. "Pengaplikasiannya bisa dari skala rumah tangga, sampai bisnis," ujar Hendra.

Seorang peserta dari Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kikim Selatan, Kabupaten Lahat, Provinsi Sumatera Utara, Mitriani mengaku, dirinya selalu mengikuti Bertani on Cloud via Zoom karena manfaatnya sangat terasa. Seperti kali ini yang mengambil tema teknologi hidroponik, bagaimana belajar pertanian yang praktis, bersih, dan sehat.

"Semua materi sesuai dengan kondisi saat ini. Kami harap acara ini tetap dilanjutkan, karena dalam situasi seperti sekarang ini penyuluh tetap berada di lapangan," kata pendamping kelompok tani (poktan) yang memperoleh kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) dalam hal pengembangan dan pemanfaatan lahan pekarangan ini.

(awd)

Football news:

Glushakov before the game with Spartak: I have no problems with the fans
Olivier Giroud: I'm Glad that my goal helped Chelsea win
Hulk: the Contract with Shanghai ends in December. I don't want to play in China anymore
Inter will extend their contracts with Handanovic and D'ambrosio until 2022
Pep Guardiola: I would have stayed at Manchester City and in League 2
Manchester United is ready to sell Alexis, Lingard, Smalling, Dalot, Jones and Rojo
Frank Lampard: I expect more from Chelsea, but now the result is most important