Indonesia

Pemerintah Suntik PMN Untuk PLN Rp 9,63 Triliun

PMN diberikan untuk melanjutkan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah resmi memberikan suntikan dana kepada PLN melalui skema Penyertaan Modal Negara (PMN) melalui peraturan Peraturan Pemerintah Nomer 36 Tahun 2020 tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) kepada PLN. Total PMN yang diberikan mencapai Rp 9,63 triliun.

Dalam beleid tersebut Pemerintah membagi penambahan PMN tersebut menjadi dua bagian. Pertama, nilai penambahan penyertaan modal negara (PMN) yang diberikan sebesar Rp 4,63 triliun. Dana ini berasal dari pengalihan barang milik negara pada Kementerian Energi Dan Sumber Daya Mineral yang pengadaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 1995/1996-1999/2000 dan 2000-2015.

"Suntikan dana ke dalam modal saham PLN tersebut bertujuan untuk memperbaiki struktur permodalan dan meningkatkan kapasitas usaha PLN," tulis beleid tersebut.

Kedua, nilai penambahan PMN yang diberikan sebesar Rp 5 triliun. Penambahan PMN tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun 2020 yang diberikan dalam rangka meningkatkan kemampuan pendanaan guna melanjutkan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.

Football news:

Lothar Matteus: Bayern need to make a lot of mistakes to lose to the current Barca
Pedro said goodbye to Chelsea: it Was an honor to play for the club and be a member of a big family
Tammy Abraham: Lewandowski is the best striker in the world
Dinamo Brest will play Astana, Celtic will play CR Reykjavik in the 1st round of Champions League qualification
Ronaldo can move to PSG. Mendes communicated with Leonardo (Foot Mercato)
De Ligt will miss 2-3 months due to shoulder surgery
Nagelsmann about the comparisons with Pep, Mourinho and Klopp: They are much more successful. I didn't win anything of note