Indonesia

Pemkab Bekasi Perpanjang PSBB Proposional hingga 14 Hari ke Depan

BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi resmi memperpanjang penerapan pembatasan sosial berskala Besar (PSBB) proporsional terhitung mulai Jumat (3/7) hingga 14 hari ke depan. Hal itu sesuai dengan arahan keputusan Gubernur Jabar Ridwan Kamil.

"PSBB Proporsional sebelumnya yang berlaku sejak 5 Juni 2020 berakhir hari ini, mulai besok kita perpanjang lagi selama dua minggu," kata juru bicara gugus tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi, Alamsyah di Cikarang, Kamis (2/7/2020).

Berdasarkan rekomendasi Gubernur Jawa Barat pula selama perpanjangan PSBB proposional nanti akan ada pelonggaran aktivitas di sejumlah sektor.

"Gubernur memberikan ruang diskresi kepada Pak Bupati dalam mengatur transisi menuju adaptasi kebiasaan baru pada sektor-sektor yang dapat dilonggarkan," kata Alamsyah.

 PSBB

Alamsyah mengaku, pemeriksaan Covid-19 di pusat keramaian seperti pasar tradisional dan modern, terminal, stasiun, hingga kawasan industri akan dilakukan secara lebih masif untuk mendeteksi potensi penyebaran virus.

Dengan 5.000 alat rapid test dan 12.000 alat PCR yang dimiliki pemerintah daerah saat ini pihaknya menargetkan melakukan pemeriksaan kepada 5.000 hingga 1.000 orang baik melalui tes cepat maupun tes usap.

Dalam menyiapkan langkah-langkah menditeksi penyebaran virus corona, wakil ketua gugus tugas Covid-19 Kabupaten Bekasi Kombes Pol Hendra Gunawan mengaku, telah memetakan penanganan Covid-19 di enam sektor meliputi sektor industri, pariwisata, sentra ekonomi, moda transportasi, permukiman, serta sektor kegiatan-kegiatan masyarakat.

"Sektor-sektor itu hanya memberikan area pengawasan penugasan. Di dalam sektor itu kita buat struktur namanya sub gugus tugas," kata Hendra.

Contohnya di industri ada sub gugus tugas kawasan industri di bawahnya lagi unit gugus tugas tiap perusahaan untuk industri kemudian di bawahnya lagi ada sub unit atau regu-regu gugus tugas bidang misalnya bidang pemasaran dan produksi.

Dalam setiap struktur tersebut dibentuk satuan tugas yang membidangi empat aspek kegiatan yakni sosial ekonomi, kesehatan, keamanan, serta sosialisasi dan edukasi.

"Satgas kesehatan tugasnya tracking, tracing, skrining dan kuratif tingkat pertama," ungkapnya.

Selain itu pihaknya juga membentuk Masyarakat Nyang Jaga Kampung atau Mang Jaka dengan tujuan menjadikan masyarakat sebagai garda terdepan sekaligus subjek penanganan Covid-19.

"Mang Jaka ini merupakan rentang kendali hingga ke level paling bawah (RT/RW). Tugasnya membuat aturan protokol Covid-19 sesuai kondisi RT-nya, kemudian mengawasi penerapan aturannya, menegakkan aturan dan memberikan sanksi terhadap orang-orang yang melanggar aturan tersebut," kata Hendra.

(wal)

Football news:

Giovane Elber: Lewandowski is better than Messi now. Lionel is a genius, but this year Robert is unattainable
The head of the Belarusian Tribune was detained in Minsk. Max, we're with you
Karl-Heinz Rummenigge: FIFA is seriously thinking about awarding the Golden ball. I want Lewandowski to win
One Barca player among those starting the pre-season has contracted a coronavirus
Malinovsky settled in Italy: after the quarantine, he scored against Lazio and Juve, ahead of Mertens, Higuain and De Ligt in the ranking of the best players in Serie A
City are ready to give Coulibaly a 5-year contract with a salary of 10 million euros. Napoli wants 80 million for him^. Manchester City are working on the transfer of defender Kalidou Coulibaly from Napoli
PSG have a lot of injuries before the Champions League (even Tuchel!). Kerer broke his ear, but Mbappe is recovering furiously