Indonesia

Pemkab Bogor Putuskan Bawa Kasus Kerumunan Acara Rizieq di Megamendung ke Polisi

Merdeka.com - Pemerintah Kabupaten Bogor memutuskan menyerahkan kasus kerumunan acara Rizieq Syihab di Megamendung ke kepolisian. Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Bogor, Irwan Purnawan, mengaku sudah membuat laporan ke Polres Bogor untuk mencari 'dalang' di balik kerumunan massa yang diduga kuat melanggar protokol kesehatan.

"Satgas sudah membuat laporan polisi dan melimpahkan kewenangan dalam pemeriksaan pengenaan sanksi. Jadi kita tunggu hasil penyelidikan kepolisian," kata Irwan, Rabu (25/11).

Irwan mengatakan, jika mengacu pada Perbup Bogor Nomor 60 tahun 2020, terdapat klausul denda administrasi Rp50 juta jika terjadi pelanggaran protokol kesehatan. Namun, satgas kesulitan mengidentifikasi subjek yang akan dikenakan sanksi.

"Sanksi memerlukan bahan komprehensif, pemeriksaan seksama. Subjeknya harus jelas, perlu pembuktian dan sebagainya. Satgas sudah membuat laporan polisi dan melimpahkan kewenangan pemeriksaan kepada polisi," kata Irwan.

Dia menjelaskan, laporan itu dibuat pada Senin (23/11). "Yang laporkan itu soal kerumunan dan pelanggaran protokol kesehatan," katanya. [lia]

Football news:

Leonardo: I don't think Tuchel's resignation was a surprise. PSG simply anticipated the events
Milan will announce the signing of Mandzukic and Tomori this week
Leonardo on Messi at PSG: We are not at the negotiating table, but the chair is reserved. Such a player is always on our lists
Leonardo on the contracts of Neymar and Mbappe: We are not going to beg them to stay. But I have a good feeling
Boca Juniors won the Diego Maradona Cup by beating Banfield on penalties
Man City, Barcelona and Bayern have congratulated Pep on his 50th birthday
Solskjaer parked the bus at Anfield, as Mourinho did. Ins about the match Liverpool - Manchester United