Indonesia

Pemprov Sulsel Bayarkan Insentif Tenaga Kesehatan Rp6,6 Miliar

Merdeka.com - Kementerian Keuangan RI merilis realisasi pencairan insentif bagi tenaga kesehatan (nakes) per 15 Juni 2021, termasuk Sulawesi Selatan. Berdasarkan data tersebut, realisasi pencairan insentif nakes Sulsel baru mencapai 2,36 persen atau Rp6,6 miliar dari total Rp280 miliar.

Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengakui, masih rendahnya pembayaran insentif nakes. Ia mengaku masih rendahnya pembayaran insentif nakes yang berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Bagi Hasil (DBH) karena adanya aturan baru.

"Anggarannya sudah disiapkan, hanya tinggal bagaimana regulasi pencairannya," ujarnya kepada wartawan Selasa (22/6).

Ia menambahkan, pihaknya berhati-hati dalam pencairan. Andi mengaku jangan sampai misalnya sudah ada tambahan penghasilan yang juga diterima.

"Sebenarnya persoalan aturan itu. Daerah lain juga begitu. Makanya ditelaah, diperiksa dulu," ucap adik mantan Menteri Pertanian, Amran Sulaiman ini.

Selain masalah rendahnya penyaluran insentif nakes, Bantuan Operasional Kesehatan Tambahan (BOKT) Sulsel ternyata juga masih rendah. Berdasarkan data, BOKT Sulsel baru mencairkan Rp68 miliar dari total Rp129 miliar. [fik]

Football news:

Koeman about Depay's 1st goal for Barca in a friendly match: Memphis played well, he is important for us
Julian Nagelsmann: Other clubs not from Germany have more money for transfers than Bayern
Kane believes that Tottenham will sell him in the summer to earn funds for investing in the team
Pavel Nedved: Ronaldo will stay at Juventus. Dybala's agent will be in Turin next week
Wijnaldum about Liverpool fans: Sometimes I felt that I was not appreciated and loved enough
Nagelsmann, pig, get lost in Munich-1860. About 20 fans insulted the coach of Bayern
Mateus Fernandes: I dreamed of playing for Barca, but they did not treat me as a professional player there