Indonesia

Penjualan Turun, Cek Dulu Kenapa Pelanggan Tak Mau Beli?

JAKARTA - Pandemi virus corona membuat semua sektor usaha terkena dampaknya. Begitu juga pada penurunan penjualan.

Bagi kalian yang sedang berjualan dan kondisinya sedang menurun, ada beberapa hal yang perlu dicermati. Mungkin ada kesulitan dalam memasarkan produk hingga target penjualan sering meleset.

Baca Juga: Pohon Kurma Berhasil Tumbuh di Bengkulu, Sekali Panen Tembus Rp300 Juta

Mengutip Instagram @kemenkopukm, Kamis (18/6/2020), ada 7 hal yang Usaha Kecil dan Menengah (UKM) perlu pahami dalam meningkatkan penjualan. Pertama, pahami nilai keunggulan (value proposition) yang unik dari produk atau layanan kita.

Mengapa pelanggan perlu membeli produk kita? Fitur apa yang ditawarkan dari produk Anda? Apa manfaat atau fungsi dari produk Anda?

Baca Juga: Penyiar Radio Banting Setir Jualan Es Durian, Begini Kisahnya

Kedua adalah target segmen pasar yang spesifik. Bagaimana karakteristik demografisnya? (usia, tingkat pendapatan, gender dan lain-lain). Kemudian bagaimana karakteristik geografisnya (perkotaan, dekat pusat perkantoran, pedesaaan)? Segmen berdasarkan psikografis dan segmentasi berdasarkan tingkah laku.

Ketiga mengenal ragam sumber pendapatan usaha sebagai model bisnis. Misalnya, penjualan barang atau jasa, fee atas jasa tambahan yang diberikan. Fee berlangganan (subsciption fee) dan banyak ragam lainnya.

Football news:

10 years of Suarez's great save: hand saved Uruguay at the 2010 world Cup
Sane signed a contract with Bayern until 2025 (Fabrizio Romano)
Thorgan Hazard will be number 10 for Borussia next season
Simeone on Griezmann's playing time: at Atletico, 3 minutes is very important. We lost the Champions League final like that
Griezmann looks like a parody of himself. Ex-coach of Sociedad about Antoine in Barca
Hakimi spent the super season in Dortmund, belonged to Real Madrid, and ended up at Inter
Undress and have dinner with us. Karembeu about how the players of Real Madrid joked Casillas