Indonesia

Petani Kopi Garut Tetap Produktif Selama Pandemi

IHRAM.CO.ID, JAKARTA -- Petani kopi di Kabupaten Garut, Jawa Barat tetap produktif untuk memasok kebutuhan pasar lokal maupun luar kota di tengah pandemi Covid-19. Apalagi saat ini nilai jual kopi cukup tinggi karena terjadi persaingan di pasaran.

"Kalau produksi tetap berjalan kang, malah beberapa bulan yang lalu harga ceri sempat naik mencapai Rp7.500 sampai dengan Rp8 ribu per kg," kata Kepala Bidang Perkebunan, Dinas Pertanian Kabupaten Garut Ardhy Firdian di Garut, Kamis (22/7).

Ia menuturkan selama pandemi COVID-19, termasuk saat diterapkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat, kegiatan petani kopi tetap berjalan seperti biasa.Hasil panen kopi di Garut tetap berjalan seperti biasa memasok ke berbagai daerah, bahkan ada juga pengumpul yang datang langsung ke Garut saat pandemi COVID-19 ini.

"Yang pasti distribusi barang relatif lancar dan permintaan juga tidak akan jauh berbeda seperti tahun sebelumnya," kata Ardhy.

Ia menyampaikan nilai jual ceri kopi terjadi kenaikan mencapai Rp8 ribu per kg, harga tersebut cukup tinggi dibandingkan sebelumnya paling tinggi hanya Rp6 ribu per kg.

"Tahun lalu harga ceri mentok diangka Rp6 ribu," katanya.

Football news:

Juventus does not want to extend the contract with Ronaldo because of the high salary. But this summer he will not leave
Khramtsov's gold is heroism: he fought at the Games with a broken arm. Victory of Maxim-in memory of mom
Kepa on the conflict with Sarri in the League Cup final: This is a huge misunderstanding. I didn't have an injury, I just wanted to buy time and help the team
Manchester United has agreed the transfer of Varane with Real Madrid for 41 million pounds, including bonuses
Newcastle want to sign Tuanzebe. Defender will leave Manchester United due to Varane's transfer
Former Juventus player Giovinco is close to moving to PAOK
Kepa pro Premier League: The hardest league for goalkeepers. But I quickly adapted