Indonesia

Potret Ketulusan Meghan Markle Saat Kampanye Sosial dan Pendidikan

Editor : Mohamad Nur Asikin

Reporter : Marieska Harya Virdhani

JawaPos.com – Setelah mundur dari kerajaan, Meghan Markle dan Pangeran Harry tetap peduli dengan kehidupan sosial. Mereka masih aktif berkampanye di masyarakat untuk memajukan kehidupan masyarakat.

Terbukti saat merayakan Hari Pendidikan Internasional pada hari Jumat (24/1), pasangan ini berbagi sejumlah foto dari perjalanan tugas mereka untuk mempromosikan akses pendidikan di seluruh dunia. Selain foto-foto dari kunjungan Meghan ke India dan Rwanda (sebelum dia menikahi Pangeran Harry), mereka juga menampilkan foto-foto dari karya Duchess of Sussex bersama Association of Commonwealth Universities. Termasuk juga foto-foto dari tur mereka baru-baru ini di Afrika.

“Hari ini, pada Hari Pendidikan Internasional, kami menyoroti pentingnya akses ke pendidikan untuk semua,” tulis mereka seperti dilansir dari People, Minggu (26/1).

“Duchess of Sussex telah memfokuskan diri pada hal ini sebelum menjadi anggota keluarga Kerajaan dan sekarang sebagai pelindung Asosiasi Universitas Commonwealth,” tambah mereka.

Selama bertahun-tahun, The Duchess telah bekerja di komunitas yang sedang berkembang, seperti di Rwanda dan India untuk menemukan masalah terhadap kemampuan anak perempuan yang masih sulit bersekolah. Bisa juga tantangan lain seperti sanitasi, stigma di masyarakat dan persoalan tabu budaya setempat.

Meghan memamg sudah lama peduli dengan kehidupan sosial dan pendidikan. Dia pernah bekerja sama dengan lembaga World Vision ketika ia membintangi film Suits. Saat itu dia bepergian dengan yayasan bantuan kemanusiaan itu ke Rwanda pada 2016, dan kemudian mengunjungi Delhi dan Mumbai pada Januari 2017, hanya beberapa bulan setelahnya hubungan dengan Pangeran Harry dipublikasikan.

Salah satu tujuan perjalanannya adalah untuk mengetahui lebih banyak tentang perempuan dan kurangnya akses sanitasi yang layak. Meghan juga beberapa kali reportase dari lapangan.

“Apa yang kami temukan adalah bahwa pendaftaran di sekolah ini naik tiga kali lebih banyak setelah Mandi Cuci Kakus (MCK) dibangun sehingga anak perempuan memiliki akses fasilitas kebersihan dan kamar mandi yang bersih saat mereka di sekolah,” jelas Meghan saat itu.

Pangeran Harry muncul di sebuah acara amal Sentebale pada hari Minggu, (25/1) di mana dia berbicara dengan jujur ​​tentang keputusan mereka untuk mundur dan mengenai kepergian mereka dari keluarga kerajaan. Harry kembali mempertegas komitmen mereka yang berkelanjutan.

“Ini membuat saya sangat sedih karena ini. Keputusan yang saya buat untuk saya dan istri saya untuk mundur, bukanlah keputusan yang saya buat dengan enteng. Itu berbulan-bulan pembicaraan setelah bertahun-tahun tantangan,” kata Harry.