Indonesia

Presiden UFC Rancang Kamaru Usman vs Gilbert Burns, Tapi Masvidal Ingin Rematch

ABU DHABI - Presiden UFC Dana White merancang pertemuan Gilbert Burns melawan bintang Nigeria Kamaru Usman untuk mempertahankan gelar kelas welter berikutnya. Usman mengalahkan pemegang sabuk BMF kelas welter Jorge Masvidal di Yas Fight Island Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Sabtu (11/7/2020).

Usman menang dengan keputusan bulat (unanimous decision) atas Masvidal setelah tiga hakim menilai pertarungan 50-45, 50-45 dan 49-46 untuknya dalam duel UFC 251. (Baca juga: Trilogi Canelo vs Golovkin Digelar 2021, Gomez: Mereka Mau Bertarung).

Usman memetik 12 kemenangan beruntun setelah merebut gelar dari Hayder Hassan, 12 Juli 2015. Dia menyamai rekor impresif Khabib Nurmagomedov yang juga menang 12 beruntun dalam mempertahankan gelar kelas ringan.

“Saya pikir Gilbert Burns dan Kamaru Usman akan menjadi pertarungan yang sangat, sangat bagus. Pertarungan yang sangat bagus,” kata Dana White dilansir essentiallysports.com. (Baca juga: Awas, Raksasa Kelas Berat Viking Ancam Takhta Fury dan Joshua).

Keputusan mengatur Durinho -julukan Burns- menjadi lawan Usman tidak mengheran dunia MMA. Di daftar peringkat, Burns menjadi penantang nomor satu di kelas berat 170 pound. Selain itu, dia adalah petarung yang harusnya turun melawan Masvidal di UFC 251 sebelum diuji positif Covid-19.

Usman menegaskan tidak sedikit pertarung berkualitas di kelas welter. Semua bisa menjadi lawan untuk pertarungan berikutnya. "Divisi ini tidak kekurangan pesaing. Leon Edwards ada di sana. Gilbert (Burns) menjalani tahun yang luar biasa. Dia ada di sana. Colby (Covington) juga ada. Jadi tidak kekurangan tantangan," kata Usman.

"Akan selalu ada penantang dan mereka (UFC) akan selalu melemparkan seseorang ke sana melawan saya." (Baca juga: Resmi, Duel Jeff Horn Vs Tim Tszyu Digelar 26 Agustus di Australia).

Masvidal ingin rematch

Sementara itu Masvidal mengakhiri kemenangan beruntun tiga pertandingan dan menandai kekalahan pertamanya sejak November 2017, yang merupakan pertarungan terakhirnya sebelum jeda 16 bulan dari olahraga adu jotos ini.

Petarung berusia 35 tahun itu kini mengarahkan pandangannya pada pertandingan ulang melawan Usman. "Saya tidak membuat alasan, dia (Kamaru Usman) adalah pria yang lebih baik malam ini (Sabtu)," kata Masvidal.

"Ada beberapa area di mana saya tidak memberi saya kredit yang cukup dan ada beberapa area di mana saya merasa, dengan kamp pelatihan yang lebih baik, saya pasti bisa mengungguli dia."

"Saya pikir saya telah menunjukkan banyak gulat. Saya tidak mudah di-take down atau bertahan di lantai. Saya membuat banyak kesalahan."

"Dia menang dengan adil dan jujur. Saya akan melakukan apa pun untuk kembali di depan petarung itu dan bersaing lagi dan mengangkat tangan saya (untuk kemenangan)."

(sha)

Football news:

Thomas Tuchel: If both legs were intact, you could have seen my 40-meter sprint
PSG saved Tuchel's pet: Choupo-moting got everyone for free, managed not to score from a centimetre, and now pulled Paris to the semi-finals of the Champions League
Gian Piero Gasperini: The worst part is that we were so close. I can only thank the guys
Neymar was the player of the match Atalanta-PSG. He gave an assist
ПС PSG suffered through the entire quarter-final and turned it over in 149 seconds. Lifted the Italian curse and went so far in the Champions League for the first time in 25 years
ПС PSG's pain was transformed into happiness: in three minutes, the suffering stars turned into celebrating kings
The club from Italy won't win the Champions League for the 10th year in a row. This is an anti-record