Indonesia
This article was added by the user Anna. TheWorldNews is not responsible for the content of the platform.

Pria Ini Dihukum Mati Usai Bakar Hidup-Hidup Mantan Istri saat Siaran Langsung

HONG KONG - Seorang pria asal China yang membakar mantan istrinya saat dia melakukan siaran langsung di depan follower-nya dijatuhi hukuman mati pada Kamis (14/10).

Korbannya, Lhamo, 30 tahun, adalah seorang petani dan penyiar langsung di prefektur otonomi Tibet, barat daya provinsi Sichuan. Dia sedang melakukan siaran langsung untuk video dirinya pada September lalu, ketika seorang pria datang dengan meledak-ledak, langsung menuangkan bensin padanya dan membakarnya. Dia meninggal dunia dua minggu kemudian.

Mantan suaminya, Tang Lu, segera ditangkap. Menurut media CCTV yang dikelola negara, pada Kamis (14/10) di pengadilan, dia dinyatakan bersalah atas pembunuhan tersebut, dijatuhi hukuman mati dan diperintahkan untuk membayar kompensasi.

Pengadilan menemukan kejahatannya sangat kejam dan layak dihukum berat.

Baca juga: Pria Ini Nekat Gorok Leher Mantan Istri Usai Baca Kitab Suci, Dipenjara Seumur Hidup

Setelah hukuman mati dijatuhkan pada Kamis (14/10), seorang pengguna di platform media sosial China Weibo berpendapat bahwa istilah "samar" seperti kekerasan dalam rumah tangga harus dihilangkan dari kasus hukum karena "mengaburkan yang benar dari yang salah" dan melemahkan tingkat keparahan kejahatan.

"Serangan yang disengaja adalah penyerangan yang disengaja, dan pembunuhan tetap pembunuhan, terlepas dari hubungan antara pelaku dan korban," kata pengguna tersebut, dengan komentar yang mendapatkan lebih dari 24.700 suka.

(Baca juga: Tragis! Tolak Rujuk Mantan Istri Dibakar, Cek di Realita Pukul 15.00 WIB Ini)

Banyak orang lain menyatakan dukungan untuk hukuman Tang, dan umumnya meminta untuk dijatuhi hukuman mati di China, sebagai tanggapan atas kasus Lhamo.