Indonesia

Punya Modal Menang, Garuda Pertiwi Muda Siap Tempur Hadapi Tuan Rumah Kirgistan

TRIBUNNEWS.COM - Tim nasional wanita Indonesia U-16 bakal melakoni laga lanjutan grup D Kualifikasi AFC Womens U-16 Championship 2019.

Skuat Garuda Pertiwi Muda bersiap melawan tuan rumah Kirgistan, Senin (17/9/2018) di Stadion Dolon Omurzakov, Bishkek.

Kemenangan pada laga perdana atas Palestina dengan skor 3-2 menjadi modal bagus.

Pelatih Timnas Putri U-16, Rully Nere mengatakan bahwa timnya fokus untuk laga besok besok melawan tuan rumah. 

"Kirgizstan kami rasa adalah tim yang bagus. Kami harus antisipasi semangat mereka karena besok mau tidak mau mereka bakal tampil all out demi raih kemenangan. Kita harus main sabar dan pintar dengan tidak ikut ritme permainan mereka," kata Rully.

"Selain itu kami juga akan memanfaatkan lebar lapangan dengan main cepat beserta sentuhan pendek satu dua. Hal ini untuk mengatasi pertahanan mereka yang kami perkirakan akan menumpuk pemain di barisan belakang," tambah pelatih asal Papua ini.

Gelandang Timnas Putri U-16, Sheva Imut memohon doa dan dukungan dari masyarakat Indonesia.

"Kita sudah diberitahu tim pelayih bagaimana formula untuk mengalahkan Kirgizstan. Kami harus berjuang lebih kuat, semangat lagi demi torehan kemenangan besok. Dengan kemenangan akan membuat kami semakin percaya diri untuk lolos ke putaran kedua kualifikasi AFC Womens U-16 Championship 2019," kata Sheva.

Garuda Pertiwi Muda harus menduduki posisi juara atau runner-up grup untuk bisa lolos ke putaran kedua kualifikasi. 

Football news:

Ole Gunnar Solskjaer: 16 games unbeaten give confidence, but it is not something that Manchester United should aspire to
Havertz wants to go to Chelsea, he likes the project. Werner persuades him to go
Real Madrid has received almost 250 million euros from sales of Academy students over the past 4 years
Manchester United have started negotiations with Raiola to extend Pogba's contract
Luis Suarez: Our goal is to win the three upcoming matches. We will wait for real to make a mistake
Kike Setien: Barcelona didn't play a great match. Espanyol played well in defense
Andujar Oliver on deletions: Fati went too far in the foot, and the foul on the Peak was even more dangerous, perhaps