Indonesia

Rekayasa Foto Rudal di Ledakan Beirut

POTONGAN gambar dari rekaman ledakan gudang amonium nitrat di Pelabuhan Beirut banyak dijumpai di media sosial. Salah satunya bahkan menampakkan adanya rudal yang diklaim sebagai penyebab ledakan. Agar lebih meyakinkan, potongan gambar itu dikemas seolah-olah hasil tangkapan kamera inframerah.

”Rekaman kamera infrared menunjukkan adanya hantaman rudal dari langit tepat sebelum ledakan dahsyat terjadi di Beirut, Libanon. Benarkah zionis Israel pelakunya? Wallahua’lam.” Begitu keterangan yang ditulis halaman Facebook Hidayatullah Sulaiman kemarin (9/8) bit.ly/HantamanRudal.

Tangkapan gambar itu berlawanan dengan kabar yang beredar selama ini. Sebab, berbagai rekaman video amatir tentang situasi yang sama (ledakan kedua) tidak menunjukkan adanya serangan peluru kendali.

Memanfaatkan situs padanan gambar, Jawa Pos menemukan video serupa dengan durasi panjang yang menampilkan detik-detik ledakan kedua dari gudang penyimpanan amonium nitrat di Beirut. Salah satunya diunggah portal berita Arabic CNN pada 4 Agustus 2020. Jika mencermati dengan saksama, tidak ada bentuk dan penampakan rudal yang menghantam kawasan tersebut. Menurut kantor berita Lebanon, sebagaimana dikutip Arabic CNN, ledakan itu berasal dari kebakaran di Bangsal 12, dekat dengan penyimpanan gandum di Pelabuhan Beirut.

Ulasan Associated Press (AP) juga menyangkal kabar serangan rudal pada kejadian ledakan di gudang penyimpanan amonium nitrat itu. Menurut AP, video tersebut sudah melalui proses manipulasi dengan menambahkan efek film negatif yang fungsinya untuk membalikkan warna.

Namun, saat melihat video satu frame ke frame lainnya, rudal yang menghantam ke tanah itu tampak bengkok di tengah dan memiliki tampilan seperti animasi. Terlebih saat rudal bergerak mendekati target. Ukuran dan sudutnya tidak berubah. Sekitar 8 detik dalam video, misil menghilang sebelum hampir mengenai apa pun.

Profesor Hany Farid, pakar digital forensik dari Universitas California, Berkeley, mengonfirmasi bahwa gambar rudal itu palsu. ”Rudal tersebut terlihat terlalu besar untuk dapat diterima secara fisik. Rudal bergerak sangat cepat, tapi tidak ada gambar yang kabur pada gerakan rudal itu,” jelasnya. Anda bisa membacanya di bit.ly/DiManipulasi.

FAKTA

Video ledakan kedua yang memperlihatkan rudal menghantam tanah merupakan hasil manipulasi yang dilengkapi efek film negatif.

Saksikan video menarik berikut ini:

Football news:

Conte on 4:3 with Fiorentina: impressed with Inter's attack. We didn't have enough balance, we paid for it
Zidane about 3:2 with Betis: real can get better and will. A difficult game, but we believed in winning until the end
Dest said goodbye to the Ajax players and will fly to Barcelona today (Gerard Romero)
Vidal made his debut for Inter in the match against Fiorentina
Barcelona will only consider Zinchenko if Firpo leaves
The referee after VAR for a foul on Jovic removed defender Betis Emerson
Lampard replaced Kepu, but got 0-3 from West Brom in the first half. Then Chelsea got together and gave a comeback of the weekend: only the pupils scored