Indonesia

Ruben Dias Umbar Kunci Sukses Man City Bungkam PSG

MANCHESTER – Manchester City memetik hasil maksimal kala menjalani leg kedua babak semifinal Liga Champions musim 2020-2021. Menghadapi Paris Saint-Germain (PSG), skuad The Citizens –julukan Man City– berhasil meraih kemenangan 2-0 atas lawannya.

Dalam pertandingan yang dimainkan di Etihad Stadium, dini hari tadi WIB, Man City memang tampil mengesankan sejak menit awal. Bahkan Man City hanya butuh 11 menit untuk bisa membuka keunggulan atas PSG melalui gol Riyad Mahrez.

Tersentak oleh gol tersebut membuat PSG pun coba meningkatkan tekanan mereka demi bisa menyamakan kedudukan. Terlebih, PSG sendiri mengincar tiga gol untuk bisa memastikan diri lolos ke final Liga Champions 2020-2021.

Man City vs PSG

Akan tetapi sejumlah peluang yang didapatkan PSG untuk bisa menyamakan kedudukan masih gagal menjadi gol, karena penyelesaian akhir yang buruk. Kedudukan 1-0 untuk keunggulan Man City atas PSG pun menghiasi papan skor babak pertama laga ini.

Baca Juga: 5 Pemain PSG dengan Penampilan Buruk saat Dihantam Manchester City

Pada babak kedua, Man City memang mendapatkan tekanan bertubi-tubi dari PSG. Akan tetapi lini pertahanan Man City masih berhasil membendung segala macam upaya yang dilakukan oleh skuad Les Parisiens –julukan PSG.

Football news:

Jurgen Klopp: I am not sure that Liverpool have a chance to take a place in the top 4 of the Premier League
Solskjaer on Cavani's contract: The more goals he scores, the better Manchester United will be as a team. We have no time limit
Tuchel on Guardiola: When you play with Pep's team, you realize that the most difficult match has come
Solskjaer, Bielsa, Allardyce and Bruce are up for the title of best coach of April in the Premier League
The 28-year-old Toven moved to the Mexican Tigres. The 2018 World champion will play with Gignac
Hans-Dieter Flick: Lewandowski thinks about Gerd Muller's record. Robert is a world-class footballer, he is unique
Our blogger visited the Hall of Fame of International Football - it turns out that he is in Mexico. The creation was approved by Blatter, among the members of Lev Yashin