Indonesia

Selain Kurang Tidur, Kebiasaan Ini Picu Lingkaran Hitam di Bawah Mata

Suara.com - Kulit di bawah mata adalah salah satu area paling halus di tubuh manusia. Kulit ini juga tidak memiliki kelenjar minyak, dan itu membuatnya sangat rentan terhadap lingkaran hitam.

Beberapa faktor dapat menjadi penyebabnya, termasuk keturunan, penuaan, stres mental atau fisik, perubahan hormonal, kekurangan nutrisi dan kurang tidur.

Terlalu banyak paparan sinar matahari pun dapat memicu tubuh memproduksi lebih banyak melanin, pigmen yang memberi warna pada kulit yang juga merupakan penyebab lingkaran hitam.

Seiring bertambahnya usia, kulit juga menjadi lebih tipis dan kehilangan lemak dan kolagen. Ini membuat pembuluh darah biru kemerahan di bawah mata terlihat lebih jelas.

Selain faktor-faktor di atas, gaya hidup tidak sehat dan kebiasaan kulit tertentu juga dapat membentuk lingkaran hitam di bawah mata. Dilansir The Health Site, berikut beberapa di antaranya.

Samarkan mata panda. (shutterstock)
Ilustrasi mata panda (shutterstock)

1. Tidak cukup tidur

Tidur nyenyak penting untuk kesehatan secara keseluruhan, termasuk mata dan kulit. Kurang tidur dapat menyebabkan sirkulasi darah yang buruk dan menyebabkan munculnya lingkaran hitam.

2. Tidak menghapus riasan mata

Jika tidak menghapus riasan mata setiap hari, ini dapat mulai menumpuk dan mengubah warna area di bawah mata. Jadi, pastikan menghapusnya sebelum tidur setiap hari.

3. Tidak konsumsi cairan yang cukup

Football news:

Two warring club are tired of the greyness, came together and changed the Danish football. This is the path of Midtjylland - now he is in the Champions League
Hakimi had contracted the coronavirus. Inter will play Borussia Gladbach today
Manchester United's debt increased by 133% in the 2019/20 season, while revenues fell by 19%. Loss - 23.2 million pounds
Liverpool, Manchester United, Real Madrid are preparing the European Premier League project. It seems that everything is serious now: they are supported by FIFA
Lampard on Cech in the Premier League bid: it will be good for Our goalkeepers to train with one of the best goalkeepers. He is relatively young
Coach Salzburg had a problem with being an American. And I came up with a game style while watching the Princeton rowers
Ozil on not being included in Arsenal's Premier League bid: Very disappointed. Loyalty is rare today