Indonesia

Setelah Brigjen Prasetijo, Giliran Irjen Napoleon Bonaparte Tersangka

JAKARTA - Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri menetapkan empat orang tersangka terkait kasus dugaan hilangnya nama Djoko Tjandradi red notice atai notifikasi Interpol.

Keempat tersangka itu rinciannya dua orang diduga sebagai pemberi hadiah atau janji, dan dua lainnya diduga sebagai penerima.

Dua orang yang diduga menerima hadiah atau janji terkait red notice Djoko Tjandra adalah Brigjen Prasetijo Utomo dan mantan Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri, Irjen Napoleon Bonaparte.

"Penerima saudara PU kita tetapkan tersangka, kedua adalah NB penerima," ujar Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Argo Yuwono saat jumpa pers di Jakarta, Jumat (14/8/2020).(Baca juga: Brigjen Prasetijo Utomo Jadi Tersangka Surat Jalan Djoko Tjandra)

Sedangkan pemberi hadiah atau janji pada kasus itu, yakni Djoko Tjandra sendiri dan Tommy Sumardi. "Pelaku pemberi kita menetapkan tersangka saudara JST, dan kedua TS," kata Argo.(Baca juga: Penegakan Hukum Tidak Boleh Ada Campur Tangan Politik)

Penetapan tersangka ini diambil setelah Polri beserta aparat penegak hukum lainnya melakukan gelar perkara dan memeriksa saksi-saksi.

(dam)

Football news:

Van de Beek after 1:3 with Palace: Happy to make his debut for Manchester United, but disappointed with the result
Jurgen Klopp: Transfer activity shows Chelsea's ambitions
Andrea Pirlo: I'm in Juve and I work with a team full of Champions. I have no doubts, only confidence
Even Zidane listens to Marseille rap. The city is steeped in hip-hop, and the club promotes aspiring rappers
Leicester loaned Under until the end of the season
Robertson on Messi: He will be considered one of the best ever along with Maradona and Pele when he finishes
Giggs about Manchester United: Palace were better and wanted to win more strongly. They could have scored more