Indonesia
This article was added by the user . TheWorldNews is not responsible for the content of the platform.

Setelah Kasus BTS, KPK Garap Kementan, Kader Demokrat: Makin Tenggelam Nih Nasdem dan Boneka Capresnya

Petugas Kepolisian dari KPK berjaga di Rumah DInas Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo di Komplek Menteri, Jakarta, Kamis (28/9/2023). KPK melakukan penggeledahan terkait korupsi di Kementan. FOTO : FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS

FAJAR.CO.ID,JAKARTA — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis (28/9/2023) menggeledah Rumah Dinas Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Mantan Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) itu bahkan disebut-sebut telah ditetapkan sebagai tersangka. Bersama dua pejabat Kementerian Pertanian lainnya.

Mereka di antaranya adalah Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian, Kasdi Subagyono dan Direktur Alat Kementerian Pertanian, Muhammad Hatta.

Kabar ini jadi buah bibir. Deputi Badan Komunikasi Strategis DPP Demokrat, Ricky Kurniawan mengatakan kasus tersebut bisa berdampak pada Calon Presiden dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan.

Pasalnya, SYL merupakan kader Nasdem. Partai anggota Koalisi Perubahan.

“Bisa makin tenggelam nih Nasdem dan Boneka capresnya,” kata Ricky dikutip dari unggahannya di X, Jumat (29/9/2023).

Pasalnya, bukan baru pertama kali menteri dari Nasdem tersandung kasus rasuah. Sebelumnya, Menteri Komunikasi dan Ingormatika Johnny G Plate juga terseret kasus korupsi.

“Setelah Kasus BTS yang menyeret Menterinya Nasdem, kini KPK mengeledah Rumah dinas Menteri Pertanian,” pungkasnya.

Plate sebelumnya ditetapkan tersangka dalam kasus korupsi pembangunan menara base transciever station (BTS) Badan Akaebilitas Telekomunikasi dan Informasi pada Kemenkominfo.

Plate sendiri merupakan salah satu petinggi Nasdem. Menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Nasdem.
(Arya/Fajar)

Dapatkan berita terupdate dari FAJAR di: