Indonesia

Simak Penjelasan Jusuf Kalla Soal Herd Immunity

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla mengingatkan kepada pemerintah jangan menerapkan cara herd immunity (kekebalan kelompok) dalam rangka mengatasi virus Corona atau Covid-19.

Menurutnya, jika pemerintah menerapkan herd immunity maka akan menimbulkan banyak korban di Indonesia.

"Herd immunity boleh saja cuma korbannya banyak," kata pria yang akrab disapa JK pada saat diskusi Universitas Indonesia Webinar "Segitiga Virus Corona", Selasa (19/5).

Mantan Wakil Presiden Republik Indonesia itu mencontohkan penerapan herd immunity yang dilakukan oleh negara Swedia. JK menyebut, angka kematian di Swedia jutsru lima kali lipat lebih tinggi dibanding negara sekitarnya.

Hal itu lantaran Swedia menerapakan herd immunity tanpa dibarengi dengan lockdown.

"Tingkat kematian di Swedia lima kali lipat dibanding negara di sekitarnya akibat ingin mencoba herd immunity," katanya.

Lebih lanjut Jk menerangkan, resiko yang akan diterima jika pemerintah menggunakan pilihan herd immunity yakni korban akan semakin banyak.

Menurut JK, jika yang dikorbankan hanyalah materi mungkin bisa, tetapi ini nyawa seseorang.

Football news:

Leonardo wants to see Allegri at PSG, but the club still trusts Tuchel
Manchester United and Liverpool want to sign 15-year-old Sochaux defender of Kambala
Lloris and Son almost got into a fight after the 1st half with Everton. Before the 2nd, the players made up
Massimiliano Allegri: I am Looking for a project that will have ambitions to win
Simone Inzaghi on the scudetto fight: Lazio looks only at itself
Ntombela and Mourinho do not communicate for two weeks. Then the player told the coach that he wanted to leave Tottenham
The ex-Real Madrid player helps develop artificial intelligence in football. This feature is useful for a coach, sports Director, and doctor at the same time