Indonesia

Sudah Cukup Alasan Bagi Jokowi Melakukan Reshuffle Kabinet

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Jenggala Center (JC) Ibnu Munzir berharap Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) membuat pertimbangan yang matang ketika ingin melakukan reshuffle kabinet.

Mengacu kondisi bangsa saat ini, Jokowi butuh orang-orang yang bisa bekerja cerdas dan cepat tanggap.

Hal itu diungkapkan Munzir ketika menjadi pembicara dalam diskusi daring bertema "Resuffle Kabinet Atau?" yang diselenggarakan Jenggala Center, pada Rabu (5/8).

"Tentu dalam hal ini presiden haruslah mempertimbangkan dengan matang keputusan yang akan diambil, karena berkaitan dengan kinerja kabinet selanjutnya," ujar Munzir dalam keterangan resminya, Kamis (6/8).

Munzir meyakini, wacana reshuffle memang sulit dielakkan.

Wacana itu menguat setelah Presiden Jokowi lagi-lagi marah ke pembantunya di kabinet.

Jokowi menilai para menteri tidak memiliki sense of crisis terhadap pandemi Covid-19 di Indonesia.

Selain itu, kata Munzir, reshuffle bakal terjadi setelah mendapat dukungan publik. Hasil beberapa lembaga survei menujukkan mayoritas responden setuju Presiden Jokowi melakukan reshuffle Kabinet Indonesia Maju.

Football news:

Godin will terminate his contract with Inter and move to Cagliari (Fabrizio Romano)
Wolverhampton made red and green uniforms to make the 12 Portuguese players at the club feel good. New level of care ­čö┤ ­ččó
Jose Mourinho: I have too many players at Tottenham. I don't like it
FIFA allowed players to change the national team if they played one official match other than the world Cup
Tiago is still in Liverpool: he came for a new challenge, and Klopp won't even have to sell anyone
Tiago on moving to Liverpool: I Want to win as many trophies as possible. I will give my heart to the field
Ex-agent of Levandovsky sued the player's company and demands about 9 million euros